Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Jelang Festival Tiga Gunung di Lembata, BTS Akan Dibangun di Desa Lerek
NTT NEWS

Jelang Festival Tiga Gunung di Lembata, BTS Akan Dibangun di Desa Lerek

By Redaksi15 April 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Andreas Hugo Pareira, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan saat kunjung kerja di Lembata (Foto: Doc. Andreas)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Jelang pelaksanaan festival tiga gunung di Kabupaten Lembata, NTT pada bulan Oktober 2018, Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (BAKTI) akan membangun Base Transceiver Station (BTS) di Desa Lerek, Kecamatan Atadei, Lembata.

Perencanaan pembangunan BTS tersebut dibenarkan Andreas Hugo Pareira, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil NTT I dalam siaran pers saat kunjungan kerja di wilayah setempat, Sabtu (14/04/2018).

Kunjungan Andreas dalam rangka mensosialisasikan pemasangan BTS dan akses internet di wilayah Lembata.

Ia mengatakan, pembangunan 5 BTS berlokasi di 5 Desa pada 9 Kecamatan dengan mayoritas pembangunan pada desa-desa di wilayah Kecamatan Atadei dan Kecamatan Nagawutung.

Selain itu, pembangunan 20 akses internet yang disediakan bagi di tempat-tempat umum terutama di Puskesmas dan Sekolah yang menjadi prioritas untuk menggelar UNBK.

Kemudian pada tahun 2019 akan dilanjutkan pembangunan 32 BTS untuk seluruh daratan Lembata.

Andreas menambahkan, program tersebut merupakan salah satu program Presiden Jokowi terutama pada wilayah pinggiran. Tujuannya agar semua wilayah di Indonesia mudah terjangkau telekomunikasi dan tidak tertinggal.

Andreas berharap, dengan solusi tersebut dapat menjawab problem keterbatasan jangkauan komunikasi di wilayah NTT khususnya di Lembata. Lebih dari itu tentunya perlu support pemerintah daerah terkait pembebasan lahan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan pembangunan BTS ini.

“Semoga rencana yang baik ini mendapat respon yang baik dari masyarakat Lembata untuk menjawab persoalan keterbatasan telekomunikasi,” ujar Andreas di hadapan Bupati dan Wakil Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur dan Thomas Ola Langoday, Kepala Dinas Kominfo Markus Labi, Para Camat, Para Kepala Desa, Kepala Sekolah, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda dan Masyarakat Lembata.

 

Penulis: Ian Bala
Editor: Adrianus Aba

Ende
Previous ArticleRibuan Warga Jong Antusias Sambut Paket Nera
Next Article Jika Gagal Temukan Pelaku Penembakan Ferdy Taruk, Kapolres Manggarai Harus Dicopot

Related Posts

WALHI NTT Sebut Bupati Lembata Catut Nama Tokoh Agama dan Adat dalam SK Pokja Geotermal

12 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026
Terkini

Polisi Tangkap Dua Pemuda Terduga Pelaku Pencurian Vila di Manggarai Barat

12 Maret 2026

Guru PPPK Manggarai Timur Kirim Surat Terbuka, Minta Revisi Batas Belanja Pegawai 30 Persen APBD

12 Maret 2026

Polres Manggarai Tangkap Pelaku Curanmor, Amankan Dua Sepeda Motor Curian

12 Maret 2026

WALHI NTT Sebut Bupati Lembata Catut Nama Tokoh Agama dan Adat dalam SK Pokja Geotermal

12 Maret 2026

Meski Sudah di-PHO, Pencairan untuk Proyek KDP di Manggarai Ditunda Sampai Penetapan APBD 2026

12 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.