Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Meski Sudah di-PHO, Pencairan untuk Proyek KDP di Manggarai Ditunda Sampai Penetapan APBD 2026
Regional NTT

Meski Sudah di-PHO, Pencairan untuk Proyek KDP di Manggarai Ditunda Sampai Penetapan APBD 2026

By Redaksi12 Maret 20262 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
PPK Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Manggarai, Citra Ayu Purwarini (Foto: Berto Davids/VoxNtt.com)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, VoxNTT.com – Proyek yang masuk kategori Konstruksi Dalam Pengerjaan (KDP) di Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memang sudah dilakukan Provisional Hand Over (PHO). Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Manggarai menunda proses pencairan dana secara penuh sampai penetapan APBD 2026.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Manggarai, Citra Ayu mengatakan, penundaan itu merupakan sanksi atas keterlambatan proses pengerjaan proyek fisik sesuai ketentuan yang berlaku.

Karena itu, pencairan sepenuhnya baru bisa dilakukan setelah APBD Perubahan tahun 2026 ditetapkan.

Baca Juga: Enam Proyek Jalan APBD 2025 di Manggarai Berstatus KDP, DPRD Minta Kontraktor Ditindak Tegas

Selama proses KDP, kata Citra, kontraktor pelaksana juga telah dikenakan denda 1/1000 dan seluruh proses pengerjaannya telah rampung.

Ia merinci, sebanyak enam paket proyek jalan yang masuk kategori KDP tahun anggaran 2025 di Kabupaten Manggarai telah menyelesaikan seluruh pekerjaan dan dilakukan serah terima sementara.

Ke-enam paket pekerjaan tersebut terdiri dari tiga proyek peningkatan jalan menggunakan lapisan Hot Rolled Sheet (HRS) atau hotmix, yakni paket jalan dalam Kota Ruteng, ruas jalan Ruteng–Golo Cala, ruas jalan Karot-Bandara serta ruas jalan Ramut–Dintor.

Sementara tiga paket lainnya merupakan pekerjaan lapisan penetrasi makadam (lapen), masing-masing pada ruas jalan Gilinggo–Lancang, ruas jalan Bealoli–Bea Lamba, serta ruas jalan Kedindi–Kajong.

Menurutnya, seluruh pekerjaan tersebut bahkan selesai lebih cepat dari batas tambahan waktu yang diberikan, yakni 50 hari kerja setelah melewati batas akhir kontrak awal.

Selain itu, hasil pekerjaan dari enam paket proyek tersebut juga telah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Ia menambahkan, keterlambatan penyelesaian pekerjaan hingga masuk kategori KDP disebabkan oleh faktor cuaca yang kurang mendukung, terutama intensitas hujan yang cukup tinggi.

Keterlambatan penyelesaian pekerjaan hingga masuk kategori KDP disebabkan oleh faktor cuaca yang kurang mendukung, terutama intensitas hujan yang cukup tinggi.

“Sekarang masuk masa pemeliharaan satu tahun ke depan. Kalau ada yang rusak masih menjadi tanggung jawab kontraktor, sementara untuk pencarian belum bisa dilakukan sebelum ada penetapan APBD, begitu resiko kalau terlambat selesai,” ujar Citra.

Penulis: Berto Davids

Previous ArticleGubernur NTT Dorong NTT Mart Dikembangkan di Komunitas
Next Article WALHI NTT Sebut Bupati Lembata Catut Nama Tokoh Agama dan Adat dalam SK Pokja Geotermal

Related Posts

‘Gema Mabar’ Diluncurkan, Pemkab Manggarai Barat Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Pariwisata Berkelanjutan

2 Juni 2026

Manggarai Barat Dorong Koperasi Desa Merah Putih Beroperasi Meski Belum Punya Gerai

30 Mei 2026

Pemkab Manggarai Barat Evaluasi Seluruh Destinasi Wisata Usai Insiden WNA Austria Terjatuh di Jembatan Gantung

30 Mei 2026
Terkini

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Alarm dari Kupang: Reformasi Radikal Pengendalian PAD

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Kejari Manggarai Barat Pulihkan Kerugian Negara Rp2,09 Miliar dari Dua Kasus Korupsi

4 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.