Home / Berita Terkini / 32 Desa di Matim Terancam Tidak Terima Dana Desa Tahap I Tahun 2018
Plt.Kadis PMD Matim, Thbias Suman (Nansianus Taris/Vox NTT)

32 Desa di Matim Terancam Tidak Terima Dana Desa Tahap I Tahun 2018

Borong, Vox NTT- Belum memasukan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) realisasi Dana Desa (DD) tahun 2017, 32 Desa di Kabupaten Manggarai Timur (Matim) teramcam tidak dapat alokasi DD tahap pertama tahun 2018.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Manggarai Timur, Thoby Suman menyampaikan hal itu kepada VoxNtt.com saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (03/5/2018).

Dia menjelaskan, untuk mencairkan DD tahun ini masing-masing desa harus menyerahkan laporan pertanggungjawaban (LPJ) realisasi DD pada tahun dan tahap sebelumnya.

“Pada pencairan tahap pertama tahun tahun 2018 sebanyak 32 belum menyerahkan LPJ pada tahap terakhir di tahun 2017. Sehingga belum bisa diproses oleh dinas.  Kita juga sudah meminta pendamping desanya agar bisa membantu desa untuk segera menyelesaiakan LPJ tahun 2017,” Ungkap Suman.

Baca: ADD Tidak Cair, Lima Bulan Kades di Matim Belum Terima Gaji

Sementara itu terdapat 89 desa yang kini sudah melakukan pencairan dan sebagiannya lagi sedang dalam proses pengajuan.

Menurut dia (Suman), Pencairan DD tahap pertama tahun ini hanya 20 persen dari total yang nanti diterima masing-masing Desa sesuai regulasi yang ada.

Kepada desa yang belum menyerahkan LPJ, pihaknya telah menyurati para camat agar mengintruksikan kepala desa di wilayahnya untuk secepatnya menyelesaikan LPJ sehingga dana bias dicairkan.

Dia melanjutkan, belum dicairnya dana desa akan menghambat  semua proses pembangunan di Desa. Dia pun menyarankan agar sebelum akhir tahun, LPJ harus sudah dibuat sehingga tidak menghambat proses pencairan.

Sekedar untuk diketahui jumlah DD untuk Kabupaten Matim tahun 2018 adalah Rp.160.856.109.000, yang sudah dicairkan senilai Rp. 17.850.521.000 dialokasikan ke 89 Desa yang sudah memenuhi syarat administrasi.

Dari jumlah yang ada, Desa Lembur, Kecamatan Kota Komba mendapatkan alokasi paling besar yakni Rp. 1.198.200.100 dan yang terendah adalah Desa Bangka Pau, Kecamatan poco Ranaka senilai Rp. 752.503.800.

Berikut, adalah desa-desa yang belum menyelesaikan LPJ tahap I dan tahap II tahun 2017:

Kecamatan Borong:

Nanga Labang

Benteng Riwu

Rana masak

Benteng Raja

Golo Lalong

Poco Ri’I

Waling

Compang Tenda

 

Kecamatan Poco Ranaka:

Golo Lobos

 

Kecamatan Sambi Rampas:

Nanga Mbaur

Nanga Mbaling

 

Kecamatan Elar:

Rana Kulan

Sisir

Compang Teo

 

Kecamatan Kota Komba:

Golo Tolang

Pong Ruan

Rana Mbata

Mokel morid

Watu Pari

 

Kecamatan Rana Mese:

Desa Bea Ngencung

Torok Golo

Golo Ros

Sano Lokom

Bangka Kempo

Lalang (Spj tahap 1 dan 2)

Compang kempo.

 

Kecamatan Poco Ranaka Timur:

Desa Watu Arus

Bangka Arus

enteng Wunis

 

Kecamatan Elar Selatan:

Sangan kalo

Golo Linus

Benteng Pau

 

Penulis: Nansi Taris

Editor: Boni J

Komentar

comments

VOX Share Button

Check Also

Kasus DAK 2006 di Dinas PK Ende, Geram Bocorkan Hasil Audit BPKP

Ende, Vox NTT-Gerakan Rakyat Ende Menggugah (Geram) melaporkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PK) Kabupaten Ende …