Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Dinas PUPR Ende Mulai Membuka Jalan di Daerah Terisolir
Regional NTT

Dinas PUPR Ende Mulai Membuka Jalan di Daerah Terisolir

By Redaksi5 Mei 20182 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Dinas PUPR Kabupaten Ende sudah memperlebar akses transportasi darat menuju Wologai, Kecamatan Ende (Foto: Ian Bala/Vox NTT)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT- Warga Otoboti, Kecamatan Detukeli, Kabupaten Ende mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Ende. Apresiasi warga karena Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan pelebaran jalan di wilayah itu.

“(Jalan diperlebar) kami senang pak. Kami sudah mudah menjual hasil kebun,” kata Ferdinandus Mali, kepada Voxntt.com di Ende, Jumat (4/5/2018).

Ia mengatakan, warga yang bermukim di daerah terisolir tidak sulit lagi untuk memasarkan segala jenis komoditi di wilayah tersebut. Sebab, kendaraan roda empat sudah dapat memanfaatkan jalur itu.

“Dulu hanya motor saja. Juga sebagian jalan kaki untuk mereka yang tidak punya motor. Kita bersyukur dan apresiasi ke pemerintah,” katanya.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Ende, Fransiskus Lewang mengatakan, pelebaran jalur jalan di Kecamatan Detukeli dan tiga kecamatan lainnya yakni Detusoko, Ende dan Wewaria merupakan berkat pemberian dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

Dana sebesar Rp 4,8 Miliar khusus dipergunakan untuk masyarakat desa yang akan dibangun pada tahun ini.

“Yah, itu karena kita usul. Kita lihat beberapa daerah yang terisolir dan kita akan buka akses transportasi,” katanya saat ditemui di Rumah Jabatan Bupati Ende, Jumat pagi.

Frans menyebutkan beberapa titik ruas jalan yang sudah mulai diperlebar. Ruas jalan dimaksud yakni Desa Wologai Kecamatan Ende, Desa Otomoti dan Wolowio di Kecamatan Detukeli.

Selanjutnya, Desa Numba di Kecamatan Wewaria serta Desa Golulada di Kecamatan Detusoko.

“Memang itu jalan asli tapi kan sempit. Jadi kita mulai perlebar supaya kendaraan roda empat bisa masuk,” katanya.

Ia menegaskan, mayoritas daerah di empat kecamatan tersebut kategori terisolir. Sehingga, lanjut Frans, perlu melakuan penerobosan akses baru untuk mempercepat proses pemasaran hasil bumi.

Penulis: Ian Bala

Editor: Boni J

 

 

 

 

 

Ende
Previous Article32 Desa di Matim Terancam Tidak Terima Dana Desa Tahap I Tahun 2018
Next Article 80 % yang Masuk 10 Besar Kelulusan Tingkat SMA di NTT dari Sekolah Berasrama

Related Posts

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.