Ruteng, VoxNTT.com – Maju dalam kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Pinggang 2026, Valerius Isnoho atau Isno Baco mengajak masyarakat Desa Pinggang untuk menjalani proses politik secara damai dan penuh kegembiraan.
Ajakan itu disampaikan Isno Baco usai mendaftarkan diri sebagai bakal calon kepala desa di Kantor Desa Pinggang, Selasa pagi, 2 Juni 2026.
“Mari berpolitik dengan Riang Gembira. Karena sejatinya politik itu seni,” tegas wartawan VoxNtt.com itu.
Isno Baco mengatakan perbedaan pilihan politik merupakan hal yang wajar dalam demokrasi. Karena itu, ia meminta masyarakat tidak terpecah belah akibat perbedaan dukungan dalam Pilkades.
Menurut dia, proses politik harus dijalankan secara bijaksana dengan tetap menjaga persatuan dan keharmonisan di tengah masyarakat.
“Berpolitik lah dengan bijak, karena panglima tertinggi tetap ada ditangan rakyat,” ujarnya.
Isno mengaku terpanggil maju dalam Pilkades karena ingin mengabdi kepada masyarakat Desa Pinggang. Selain itu, ia berkeinginan melanjutkan sejumlah program pembangunan yang telah dirintis oleh kepala desa sebelumnya.
Ia menilai pembangunan fisik di Desa Pinggang sudah berjalan cukup baik. Karena itu, apabila terpilih, dirinya akan memberi perhatian lebih pada pembangunan nonfisik, terutama penguatan mental masyarakat dan pembinaan generasi muda.
“Saya ingin generasi muda Desa Pinggang benar-benar bisa berkembang dan bermanfaat bagi desa maupun bangsa,” pungkasnya.
Dalam kesempatan itu, Isno juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang memberikan dukungan dan mendorong dirinya untuk maju dalam Pilkades yang dijadwalkan berlangsung pada 8 Oktober 2026.
“Yang pasti saya ingin membangun Desa Pinggang,” ujarnya.
Ia menambahkan, jika dipercaya menjadi kepala desa, dirinya ingin membangun pemerintahan yang mengedepankan kebersamaan.
Menurut dia, berbagai persoalan desa dapat diselesaikan melalui semangat duduk bersama, bekerja bersama, dan berpikir bersama.
“Berharap agar tahapan pelaksanaan Pilkades ini berjalan lancar sesuai dengan harapan masyarakat,” tutupnya.
Penulis: Berto Davids

