Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NASIONAL»Kasus Kopi Mirna Edisi ke-26, Warga Oebobo, Kota Kupang Makin Penasaran
NASIONAL

Kasus Kopi Mirna Edisi ke-26, Warga Oebobo, Kota Kupang Makin Penasaran

By Redaksi28 September 20162 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Foto: newsth.com
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kota Kupang, VoxNtt.com-Misteri kopi maut Mirna sampai kini terus memantik simpati publik termasuk warga di kelurahan Oebobo, Kota Kupang, NTT. Ibu Merry (58) salah satu tetangga yang langsung berhadapan dengan kantor VoxNtt.com mengaku terus mengikuti jalannya sidang kopi maut ini hingga edisi yang ke-25. Ia mengaku penasaran dengan drama akhir misteri kematian di balik kopi yang menewaskan Wayan Mirna Salihin.

“Beta (saya) nonton terus na, penasaran sa dengan hasil akhirnya” katanya

Tak hanya Ibu Merry, Ibu Shanty (tetangga Ibu Merry) juga ternyata mengikuti perkembangan kasus ini. Menurutnya ada banyak kejanggalan dalam kasus ini yang harus dibuktikan. Ia juga mengaku penasaran siapa pelaku yang sebenarnya atas kematian Mirna.

“Maunya Jesika dihipnotis sa supaya dia jujur” kata ibu yang mengisi waktu sambil berjualan kue ini.

Memasuki sidang ke-26, tiga hakim yang memimpin sidang itu memang belum berani memberikan kesimpulan terkait siapa yang memasukan sainida di kopi yang menyebabkan kematian Mirna Salihin pada 6 Januari 2016 lalu.

Misteri itu terus mengundang sejuta tanya. Salah satu pertanyaan yang masih mengganjal benak publik adalah alasan Jesika (terdakwa) membuang celana yang ia pakai setelah kejadian.

Pada persidangan hari ini, Rabu, 28/09/2016, Jesika akhirnya angkat bicara terkait misteri celana itu.

“Celananya robek pas naik ke mobil Arief (Sumarko, suami korban) ketika mau membawa Mirna ke rumah sakit,” katanya dalam siaran lagsung Kompas TV di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Jessica mengatakan bahwa celana itu robek di bagian dalam paha dan baru menyadarinya itu ketika membuka celana di rumah.

“Kemudian saya taruh di tempat pakaian kotor. Pembantu saya bilang celananya robek lalu saya suruh buang. Kemudian pembantu bilang sudah direndam. Dan saya tidak mempedulikannya lagi,” kata dia.

Jaksa penuntut umum lantas bertanya mengapa celana yang robek tersebut tidak dijahit.

“Celana saya banyak, pak,” jawab Jessica.

(Fandy/VoN)

Kota Kupang
Previous ArticlePMKRI Sebut Petinggi Kejati Terlibat Kasus Jual Aset Negara
Next Article Mulai Tanggal 1-11 Oktober Ada Perekrutan Pegawai KPK

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.