Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Detik-Detik Menjelang Tenggelamnya Kapal Dharma Kencana
NTT NEWS

Detik-Detik Menjelang Tenggelamnya Kapal Dharma Kencana

By Redaksi16 Oktober 20162 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo,VoxNtt.com– Kapal Roll On-Roll Off,  Dharma Kencana XIII tenggelam di perairan Komodo sekitar pukul 19:30 wita, Jumat (14/10). Kapal  ini  berangkat dari pelabuhan Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.

Antonius, salah seorang penumpang yang selamat dalam  musibah tersebut mengungkapkan detik-detik menjelang tenggelamnya kapal yang membawa 117 penumpang menuju Surabaya itu.

Ia mengatakan menjelang kejadian, dirinya sedang bercerita bersama rekannya sesama penumpang sedangkan sebagian besar penumpang yang lain hendak beristirahat. Ada juga yang sudah tidur, jelasnya.

“Tiba-tiba kami dengar ada bunyi semacam ledakan, saat itu kami melihat ABK sudah panik dan minta semua penumpang untuk melompat ke laut,”kata Antonius.

Saat para penumpang kapal hendak melompat ke laut, lanjut Antonius, ABK dari kapal naas tersebut sempat meminta bantuan pihak kesyahbandaran Labuan Bajo.  Untungnya, setelah berkomunikasi,  Syahbandar Labuan Bajo diterjukan untuk tindakan penyelamatan.

Foto: AA/ VoN
Foto: Facebook Rikar Pandu

Sementara itu, Kapolres Manggarai Barat, AKBP Supyianto saat dikonfirmasi awak media di Pelabuhan Labuan Bajo menyebutkan dugaan sementara kapal tersebut tenggelam karena menabrak karang.

Meski demikian dia mengaku pihaknya akan tetap melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mendapatkan penyebab pasti kejadian tersebut.

“Dugaan awal kita kapal ini menabrak karang, tetapi kita akan selidiki lebih lanjut, saat ini kita perioritaskan keselamatan penumpang,”tegas Supyianto.

Dalam kejadian ini semua penumpang dilaporkan selamat, sementara satu penumpang  mengalami patah kaki dan sedang mendapat perawatan di Puskesmas Labuan Bajo.

Informasi yang dihimpun VoxNtt.com menyebutkan  di dalam kapal,  selain terdapat 117 penumpang, ada juga 31 kendaraan yang terdiri dari 27 kendaraan dari Maumere dan 4 kendaraan lainnya dari  Labuan Bajo. (Eyo/VoN)

 

 

Manggarai Barat
Previous ArticleDira Tome Ungkap Sidik Jari Tuhan di Alor
Next Article Polisi Tangkap Bandar KP, Nenek Ini Kehilangan Uang 50,4 Juta

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.