Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Mahasiswa Sumba Timur Serukan Semangat Persatuan di Hari Sumpah Pemuda
HEADLINE

Mahasiswa Sumba Timur Serukan Semangat Persatuan di Hari Sumpah Pemuda

By Redaksi28 Oktober 20162 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

VoxNtt.com-  Ratusan mahasiswa melakukan aksi damai dalam memperingati Hari Sumpah Pemuda Ke-88 di Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur (Sumtim), NTT, Jumat (28/10) pagi hingga siang hari tadi.

Dalam aksi yang berlangsung dari pag hingga siang ini berbagai elemen pemuda yang bergabung dalam masa aksi sepakat menyerukan persatuan dan semangat kebhinekaan bangsa Indonesia.

“Kami Mahasiswa Indonesia, Bersumpah Bertanah Air Satu, Tanah Air Tanpa Penindasan, Kami Mahasiswa Indonesia Bersumpah Berbangsa Satu, Bangsa Yang Mencintai Keadilan, Kami Mahasiswa Indonesia, Bersumpah Berbahasa Satu, Bahasa Tanpa Kebohongan,” Demikian pekik masa aksi  dalam orasi yang dipimpin Eric Hawula di taman Kota Waingapu.

Aksi demo yang diikuti oleh berbagai elemen mahasiswa dari sejumlah kampus di Sumtim itu, dimulai di pelataran Gedung MPL-Payeti dan selanjutnya melakukan long march melintasi Kampus Universitas Kristen Wira Wacana (Unwina), Polres Sumtim hingga dan berakhir di Taman Kota Matawai itu.

Adapun atribut aksi mereka diwarnai  dengan aneka poster dan spanduk yang menyerukan spirit persatuan Pemuda Indonesia.

Seperti diberitakan waingapu.com (28/10), beberapa mahasiwa juga menggelar aksi ‘luluku’ dan ‘Panggara Tau’ sebagai pembakar semangat juga lantunan syair-syair yang menyiratkan semangat persatuan dalam kebhinekaan.

“Memang kami padukan dengan unsur budayanya. Hal ini mengandung harapan agar pemuda tidak melupakan sejarah dan budaya warisan nenek moyang, walau modernisasi dan globalisasi terus bergulir,” jelas Erick Hawula, di sela-sela aksi mahasiswa di taman kota itu.

Adapaun elemen pemuda yang bergabung dalam aksi ini melibatkan Sema Unwina, BEM AKN, GMNI, GMKI, IKPML dan Sema STT Terpadu. (ion)

Sumba Timur
Previous ArticleSejumlah Kades di TTS Geram Dituduh ‘Main Mata’ Dengan Kontraktor
Next Article Jembatan Wae Laing Dibangun, Ekonomi Masyarakat Bakal Melambung

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.