Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Pelajar SMP Peringati Napak Tilas Perjuangan Pahlawan Teka Iku di Sikka
Regional NTT

Pelajar SMP Peringati Napak Tilas Perjuangan Pahlawan Teka Iku di Sikka

By Redaksi10 November 20162 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Patung Pahlawan Lokal, Teka Iku di Sikka
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Sikka, VoxNtt.com- Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 November 2016, 50 pelajar yang berasal dari 10 SMP di Kabupaten Sikka melakukan napak tilas perjuangan Teka dan Iku bersaudara beserta pasukan mereka dalam melawan Kerajaan Sikka dan Belanda di Maumere.

Mereka mengunjungi sejumlah lokasi di Desa Tekaiku, Kecamatan Kangae yakni Lepo Teka Iku di Hubing Kloang, Mahe di Hubing Natar dan Niha Lemat di Klo’ang.

“Kami senang bisa mengunjungi tempat-tempat bersejarah ini dan mendengar banyak hal mengenai Nuhu Teka (Perang Teka),” ungkap Goris, salah satu pelajar yang hadir. Lepo Teka Iku merupakan bekas rumah kediaman Teka Iku bersaudara.

Saat ini di atas reruntuhan rumah itu didirikan bangunan yang di dalamnya terdapat mahe tempat ritual adat keluarga. Lepo tersebut saat ini dirawat oleh Isabela Bui (72 tahun), salah satu keturunan Mo’an Teka.

Mahe atau menhir yang terletak di Kampung Hubing Natar merupakan tempat diskusi pasukan dan tempat pelaksanaan ritual adat pasukan Teka dan Iku.

Sementara itu, Niha Lemat merupakan benteng alam yang menjadi salah satu pos pertahanan dari pasukan Teka Iku. Napak tilas perjuangan Teka-Iku ini difasilitasi oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Sikka.

Sekretaris Kesbangpol, Farid Ladapase mengatakan pihaknya sengaja menyelenggarakan napak tilas perjuangan Teka Iku ini untuk memperkenalkan pahlawan daerah dan nilai-nilai perjuangannya kepada generasi muda.

“Hal yang paling penting dari Teka Iku adalah keberpihakan mereka pada rakyat jelata dan keberanian mereka untuk melawan pihak kerajaan Sikka yang menetapkan pajak buah kelapa yang memberatkan petani serta melawan penjajah Belanda,” tegasnya.

Sebelum mengunjungi ketiga lokasi tersebut, para siswa diberi kesempatan untuk mendalami informasi mengenai perjuangan Teka-Iku dan pasukannya melalui diskusi bertempat di Pendopo Kantor Desa Teka Iku dengan narasumber tokoh budaya Kangae, Longginus Diogo dan budayawan Desa Teka Iku, Anton Nurak.

Turut hadir dalam kesempatan terebut, pemerintah, BPD, dan masyarakat Desa Teka Iku, para guru pendamping, Camat Kangae, Yohanis Yanto Kaliwon. (Are de Peskim/VoN)

Sikka
Previous ArticleKonferensi Waligereja Indonesia Serukan Stop Korupsi
Next Article Elsam dan PBH Nusra Fasilitasi SKPD Sikka Belajar HAM

Related Posts

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

KPB Program TEKAD Ponggeok Manggarai Kembangkan Penyulingan Minyak Cengkih

4 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.