Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Tahbis 6 Imam OFM, Ini Pesan Uskup Michael Angkur
Regional NTT

Tahbis 6 Imam OFM, Ini Pesan Uskup Michael Angkur

By Redaksi23 November 20162 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Pilihan Allah itu bersifat alami. Kalian ditahbiskan menjadi imam maka kalian harus bisa melanjutkan pesan dan karya para rasul

Ruteng, VoxNtt.com- Uskup Bogor Emeritus Mgr Cosmas Michael Angkur mengukuhkan 6 imam baru dari Ordo Fratrum Minorum (OFM) di Gereja St Fransiskus Asisi Karot-Ruteng, Manggarai, Senin, (21/11/2016).

Keenam pastor OFM yang baru ditahbiskan ini, antara lain, RP. Yosef Berman Siba Abstra Sitanggang, RP. Yohanes Fransiskus Andry Hanafi Tjipjo, RP. Wihelmus Kollo, RP. Wolhelmus Apriliano, RP. Wihelmus Yornes Panggur, dan RP. Virgilius Hezron.

Uskup Michael dalam khotbahnya menjelaskan,  pentahbisan imam merupakan peristiwa Allah memilih orang dipercayakan untuk mewartakan sabdaNya.

Menurut dia panggilan menjadi seorang imam yang kemudian dikukuhkan melalui penerimaan sakramen imamat bukan semata-mata menjadi ritual manusia semata. Tetapi, pentahbisan merupakan karunia yang  berasal dari Yesus Kristus.

Karena itu, sebagai mahkluk lemah hendaknya tidak cepat bangga dengan kekuatan manusia tetapi menyerahkan diri pada kekuasan Yesus Kristus Sang Juru Selamat menjadi suatu keharusan dalam kehidupan.

“Pilihan Allah itu bersifat alami. Kalian ditahbiskan menjadi imam maka kalian harus bisa melanjutkan pesan dan karya para rasul,” pesan Mgr Michael.

Dia menambahkan, imam adalah rekan kerja Uskup. Dalam konteks pewartaan seorang Uskup harus menyerahkan tugasnya kepada para imam.

Menjadi imam berarti harus siap ditempatkan dimana saja dalam tugas pewartaan. Sebab sudah ditabiskan menjadi rekan kerja untuk melaksanakan misi kerasulan.

Kata dia, menjadi imam itu bersifat universal. Artinya pelayanan tidak terbatas tetapi luas dan universal.

“Sebagai uskup saya amat mengharapkan tidak saja rekan kerja uskup tapi menjadi pelayan umat,” katanya. (Ardy Abba/VoN)

Manggarai
Previous ArticleAnggota DPRD Sikka Terdakwa Korupsi Belum Dinonaktif, TPDI: Ini preseden buruk
Next Article Tradisi Lisan Vera: Jendela Bahasa, Sastra, dan Budaya Etnik Rongga

Related Posts

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.