Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Feature»Tradisi Lisan Vera: Jendela Bahasa, Sastra, dan Budaya Etnik Rongga
Feature

Tradisi Lisan Vera: Jendela Bahasa, Sastra, dan Budaya Etnik Rongga

By Redaksi23 November 20162 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, VoxNtt.com- Tradisi Lisan Vera, merupakan warisan leluhur Etnik Rongga leluhur yang patut dipelihara dengan baik untuk dapat digunakan sebagai pedoman dalam bertingkah laku dalam kehidupan sehari-hari.

Demikian Bupati Manggarai Timur Yoseph Tote dalam sambutan Launching dan beda buku karya Ni Wayan Sumitri dengan judul “Tradisi Lisan Vera: Jendela Bahasa, Sastra, dan Budaya Etnik Rongga” di Hotel Kasih Sayang Borong, Rabu (23/11).

pro
Foto: Sanggar SMAN 6 Kota Komba Saat membawakan tarian Vera (TN/VoN)

Bupati Yoseph Tote  juga mengapresiasi kehadiran buku ini karena  sangat bermanfaat bagi masyarakat Manggarai Timur.

“Jika tidak dijaga, dikhawartirkan tetesan tradisi dan budaya masa silam lambat laun hanya akan tinggal nama, terlebih lagi jika tidak upaya dari berbagai pihak untuk melestarikannya” Kata Tote.

Kehadiran buku ini juga menurut Tote, bisa membuka cakrawala berpikir dan memberi inspirasi serta motivasi kepada para guru untuk mengemas kembali isi buku dalam kurikulum pendidikan di sekolah yang berbasis kearifan lokal.

Ni Wayan Sumitri, penulis buku bergenre budaya tersebut dalam sambutannya mengatakan tradisi lisan Vera adalah satu ragam seni pertunjukan menggunakan bahasa sebagai media, bahasa itu hidup secara dinamis, mengiringi budaya penuturnya.

Ia juga menjelaskan fungsi bahasa sebagai wahana transmisi berbagai nilai budaya dan sosial antargenerasi, juga sebagai jendela dan pintu masuk untuk memahami berbagai aspek budaya penuturnya.

prof-w
Foto: Undangan dan narasumber

“Vera sebagai sebuah tradisi tari ritual diiringi oleh lagu-lagu adalah sebagai satu wujud budaya sastara dan seni etnik rongga yang isi lagu-lagunya berisi kandungan nilai-nilai warisan luhur yang sangat dalam” jelas Sumitri.

Sementara Fransiskus Bustan, guru besar dari Universitas Nusa Cendana yang hadir sebagai nara sumber acara tersebut menguraikan aspek dan karakteristik vera secara rinci mulai pengertian, klasifikasi Vera, struktur bentuk tekstual-linguistisnya secara mikro dan makro, aspek estetisnya lingual dan non lingual serta sisi makna dan fungsi vera dalam konteks budaya Rongga misalnya terkait relegi, alam dan sosio historis dan politis.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut, pegawai dinas PPO Matim, tokoh masyarakat, tokoh adat, para kepala sekolah, kepala UPTD, dan undangan.

Adapun Nara Sumber yang membedah buku tersebut yakni I ketut Artawa (Dosen Universitas Udayana), Fransikus Bustan (Dosen dan guru besar Univesritas Nusa Cendana), Kanis Lina Bina Bana (Mantan Wartawan Pos Kupang). (TN/VoN)
Foto Feature: Gambar Bersama: Prof. Dr. Frans Bustan, Prof. Dr. I Ketut Artaw, Bupati Manggarai Timur Drs. Yoseph Tote M,Si, Dr. Ni Wayan Sumitri.

 

Manggarai Timur
Previous ArticleTahbis 6 Imam OFM, Ini Pesan Uskup Michael Angkur
Next Article Kritik Proyek Bermasalah lewat Editorial, ‘Flores Pos’ Diadukan ke Dewan Pers

Related Posts

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026

Jalan Terbelah akibat Tanah Bergerak di Rana Poja Manggarai Timur, Warga Minta Pemerintah Atasi

2 Maret 2026

Viral Warga Meninggal saat Rujukan, Dinas PUPR Matim Akui Akses Jalan Rusak ke Puskesmas Belum Tertangani

27 Februari 2026
Terkini

Cerpen: Mata Tua di Tubuh Bayi Bole Wote

6 Maret 2026

Tanah Ulayat, Identitas, dan Derita Sosial

6 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rote Ndao Siap Jadi Tuan Rumah Selancar Ombak PON 2028

6 Maret 2026

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.