Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Tumpukan Longsor di Jalur Watu Cie-Deno Belum Dibersihkan
Regional NTT

Tumpukan Longsor di Jalur Watu Cie-Deno Belum Dibersihkan

By Redaksi15 Februari 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Jalur Watu Cie-Deno_voxntt.com
Longsor di Wae Mpamang, Desa Deno- Poco Ranaka (Foto: Taris Nansi)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, VoxNtt.com- Material longsor pada ruas jalan Watu Cie -Deno di Kecamatan Poco Ranaka, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) hinggal kini belum dibersihkan.

Padahal, longsor yang berlokasi di Wae Mpamang, Desa Deno- Poco Ranaka itu sudah terjadi saat hujan lebat yang mengguyur pekan lalu.

Selain di Mpamang, pada ruas ini longsor hebat juga terjadi di Watu Cie, Desa Nggalak Leleng. Kondisinya pun sama, tumpukan material longsor masih menutup badan jalan dan belum dibersihkan.

Pantauan VoxNtt.com, Rabu (15/2/2017), jalur ini hanya bisa dilalui kendaraan roda dua. Itu pun mereka harus ekstra hati-hati karena kondisi jalan di dua titik longsor itu sangat licin dan tentu saja borpotensi membahayakan.

Biasanya, setiap hari jalur Watu Cie- Deno selalu ramai dilalui kendaraan, baik roda dua maupun empat. Namun setelah longsor, jalur alternatif menunju Benteng Jawa, ibu kota Kecamatan Lamba Leda itu tampak sepi.

Lorens Ndoeng, warga Deno juga mengakui sudah satu pekan terakhir jalur ini tampak sepi tidak dilalui kendaraan.

“Tanahnya terlalu banyak menutupi badan jalan, butuh alat berat untuk menggali dan menggusur tanah longsor ini,” kata Lorens kepada wartawan.

Dikatakan, tumpukan tanah, kayu dan batu masih menutupi badan jalan.

Lorens mengaku, selain jalur alternatif menuju Benteng Jawa, Ruas Watu Cie-Deno juga saban hari dilintasi  anak-anak sekolah, pasien, dan petugas kesehatan yang bekerja di Puskemas Deno.

Karena jalur ini sangat vital, warga pun berharap Pemerintah Kabupaten Matim secepatnya mendatangkan alat berat dan membersihkan lokasi longsor. Sebab, tumpukan longsor tidak bisa mengandalkan tenaga manusia.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) BPBD Matim, Anton Dergon yang dihubungi melalui handphone-nya mengatakan, saat ini pihaknya belum bisa membersihakan material longsor di titik tersebut.

Alasannya, kata dia, alat berat milik BPBD saat ini masih berada di Wae Kating-Tilir Kecamatan Borong. Kondisinya sudah rusak.

Dergon mengatakan rusaknya alat berat ini membuat beberapa titik longsor di ruas jalan Provinsi NTT dan Kabupaten Matim belum bisa dibersihkan.

Dia berjanji jika alat berat ini suudah diperbaiki, pihaknya akan langsung membersihkan semua material longsor di daerah itu, termasuk di jalur Watu Cie-Deno. (Nansi Taris/Kontributor Matim)

Manggarai Timur
Previous ArticleLewat Konser, OMK Aeramo Rayakan Valentine’s Day
Next Article Rumah Ditimpa Pohon, Lima KK di Heso Masih Mengungsi

Related Posts

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.