Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Ikut Seleksi THL Kesehatan, Peserta Minta Pemkab Matim Tidak Tebang Pilih
Regional NTT

Ikut Seleksi THL Kesehatan, Peserta Minta Pemkab Matim Tidak Tebang Pilih

By Redaksi17 Februari 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sekretaris Dinkes Matim, Dokter Surip Tintin
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Voxntt.com-Ribuan tenaga kesehatan di Manggarai Timur (Matim) tampak ramai mengikuti ujian kompetensi menjadi tenaga harian lepas (THL) tahun 2017 di kabupaten itu.

Mereka mengikuti kegiatan seleksi yang dilakasanakan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Matim selama dua hari, yaitu, tanggal 16-17 Februari 2017.

Maria  dan Yuli  peserta yang mengikuti uji kompetensi saat ditemui di Kantor Dinkes mengharapkan agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Matim tidak tebang pilih dalam proses seleksi tersebut.

Hendaknya, peserta yang lulus seleksi nantinya adalah mereka-mereka yang memiliki kompetensi berbasis penilaian obyektif. Bukan karena jatah atau karena ada orang dalam di Dinkes Matim.

Keduanya juga berharap agar panitia seleksi serta Pemkab Matim, tetap arif dan bijaksana dalam menentukan petugas kesehatan. Petugas tersebut nantinya bisa bekerja dengan tulus, mau melayani, dan menolong masyarakat, serta bersedia ditempatkan di seluruh pelosok Matim.

Selanjutnya, mereka mengaku siap mengikuti  ujian tes kompetensi, tes wawancara dan juga syarat administrasi lainnya sesuai aturan yang berlaku.

Maria dan Yuli mengatakan, kendati selama ini ada bidan dan perawat yang sudah menjadi tenaga sukarela selama bertahun-tahun. Namun,  belum pernah diangkat menjadi THL dan tentu saja ini kali mereka mengikuti seleksi dengan serius.

Sekretaris Dinkes Matim, Surip Tintin ditemui di ruang kerjanya, Kamis (16/02/2017) mengatakan semua tenaga kesehatan baik THL maupun tenaga sukarela wajib mengikuti seleksi. Itu karena SK mereka berlaku hanya satu tahun.

Tujuan diseleksi kembali, kata Tintin, yakni  untuk memenuhi kekurangan tenaga medis PNS. Seleksi dilakukan untuk memenuhi 667 kuota THL di Dinkes Matim tahun 2017 ini. Hal itu sesuai dengan ketersediaan dana yang ada.

Selama ini pula pada umumnya THL hanya menumpuk di Puskemas, Pustu atau Poskesdes yang berada di wilayah perkotaan dan mudah terjangku.

Sementara di tempat kesehatan yang berada di pelosok masih banyak kekurangan tenaga medis. Di sana hanya ada tenaga sukarela.

Dokter  Tintin menambahkan, selama ini THL secara otomatis diperpanjang setiap tahunnya. Mereka tidak pernah dievaluasi sehingga  kinerja dan kompetensi tidak diketahui.

Menurutnya, sekitar 400 lebih tenaga medis yang selama bertahun-tahun bekerja sebagai tenaga sukarela di Matim. Mereka,  tetap terus menjadi tenaga sukarela dan belum menjadi THL.

Karena itu, proses seleksi kali ini, baik yang sudah THL maupun yang masih sukarela sama-sama memiliki peluang untuk lulus.

Lebih lanjut dia menegaskan selama ini orang asli di lokasi tempat kesehatan terus menjadi tenaga sukarela. Sementara yang muncul THL orang baru yang bukan asli di situ. Ini yang menjadi keluhan masyarakat selama ini. (Taris Nansi/Kontributor Matim)

Manggarai Timur
Previous ArticleDukung Swasembada Pangan Nasional, Kodim 1602 Ende Segera Cetak 65 Hektar Sawah
Next Article Pelajar Asal Pulau Mesah Mabar Tewas di Bima-NTB

Related Posts

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.