Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»PPK Undur Diri, Pembangunan Lanjutan RSUD Matim Diserahkan ke PU
HEADLINE

PPK Undur Diri, Pembangunan Lanjutan RSUD Matim Diserahkan ke PU

By Redaksi26 Februari 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Rumah Sakit Umum Daerah Manggarai Timur (Foto: Satria)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, VoxNtt.com- Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Manggarai Timur (Matim), Dokter Surip Tintin mengaku beberapa anggota Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) sudah mengundurkan diri.

Menurut dia, sorotan publik dan komentar politis selama membangun RSUD Matim tahap pertama menjadi pemicu beberapa orang PPK ini memilih mengundurkan diri. Polemik tersebut dinilai sudah membuat huru-hara di Dinkes Matim.

Baca: Pekerjaan RSUD Matim Belum Tuntas

“Di pertengahan jalan ada PPK yang mengundurkan diri, tidak mau ngurus rumah sakit karena takut,” kata Dokter Surip saat diwawancarai di ruang kerjanya, Jumat (17/2/2017).

Keadaan ini semakin keruh, lanjut Surip, ketika masyarakat terus mencurigai Dinkes.

“Selalu masyarakat berpikir ada apa, ada apa yah? Bukan pikiran membangun, tapi pikiran mencurigai. Saya mengerti masyarakat bisa mengawasi pekerjaan, tapi porsi mana,” imbuhnya.

Baca: Niko Martin Surati BPKP Minta Audit RSUD Matim

“Kalau teknis jangan bicaralah, karena teknis itu orang dinas sewakan orang, mulai perencanaan sampai evaluasi. Karena dinas tidak punya orang yang ngerti ini. Kalau dinas dicurigai kan lucu?,” tukas Dokter Surip.

Karena itu kata dia, Dinkes akan menyerahkan lanjutan proyek rumah sakit yang berlokasi di Lehong-Kompleks pemerintahan Matim itu ke Dinas Pekerjaan Umum (PU).

Dikatakan, selain karena banyak tim PPK mengundurkan diri, penyerahan ini juga dilakukan untuk mengurangi beban tugas yang diemban Dinkes.

“Tahun ini (2017) bapak bupati dan dewan juga sepakat biar serahkan ke PU saja,” kata Dokter Surip Tintin.

Data yang dihimpun VoxNtt.com, pembangunan gedung RSUD Matim dikerjakan oleh PT Floresco Aneka Indah tahun 2016 dengan menelan anggaran sebesar Rp 9.003.938.000 dari APBD II.

Dari total tersebut sebanyak Rp 7.770.813.592 diantaranya untuk pembangunan fisik satu buah gedung rawat jalan.

Sedangkan untuk pembayaran PT Sigma Rekatama Konsulindo sebagai konsultan pengawas sebanyak Rp 223.124.408 dan dana gali dan urug (cut and fill) sebesar Rp 1 miliar.

Kabarnya, pembangunan RSUD Matim tahap ke dua membutuhkan anggaran lagi sebanyak kurang lebih Rp 4,6 miliar. Dana tersebut dialokasikan agar pembangunan rumah sakit tersebut kelar. (Ano Parman/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleKeluarga Ibu Maria Niut Butuh Bantuan Rumah dari Pemda Mabar
Next Article Warga Resah Isu “Politik Uang” Merebak di Pilkades Golo Wune Matim

Related Posts

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026

PDI Perjuangan Tak Hanya Salurkan Logistik, Perhatian Kesehatan Korban Bencana Jadi Prioritas

19 Agustus 2026
Terkini

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.