Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Polres Ende Berhasil Bekukkan Dua Pelaku PJTKI Ilegal
HEADLINE

Polres Ende Berhasil Bekukkan Dua Pelaku PJTKI Ilegal

By Redaksi28 Februari 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kasat Reskrim Polres Ende, Iptu Jemmy Noke saat memberikan keterangan kepada wartawan terkait laporan Bupati Marsel Petu terhadap Pater Avent Saur di halaman Kantor Reskrim Mapolres Ende (Foto : Ian Bala)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, VoxNtt.com-Kepolisian Resort Ende berhasil menangkap dua pelaku Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) ilegal. Penangkapan tersebut terjadi di salah satu rumah warga dekat Pelabuhan Ipi Ende pada Senin (27/2/2017) sekitar pukul 16.00 wita.

Secara terpisah, Kasat Reskrim Polres Ende, Iptu Jemmy Noke membenarkan hal tersebut. Kasat menyebutkan dua pelaku tersebut yakni Mat Sugi Hartono (40) warga Dusun Wulihan, Desa Dukuh Dempok Kecamatan Uluhan, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Pelaku lainnya yakni Bealtris Susana Daud Doeh (40) Ibu rumah tangga asal Desa Londa Lusi Kecamatan Rote Timur Kabupaten Rote Ndao NTT. Kedua pelaku tersebut saat ini sedang ditahan di Mapolres Ende.

Kasat Jemmy menjelaskan informasi tersebut berawal dari Kanit Reskrim Polsek Lio Timur sehari sebelumnya. Personnel Reskrim Ende kemudian melakukan pengecekan dan penangkapan. Kedua pelaku yang merekrut 10 tenaga kerja asal Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka akhirnya berhasil ditangkap.

Kasat Reskrim menambahkan dua pelaku perekrutan ilegal tersebut betujuan untuk bekerja di Kalimantan dengan menggunakan KM.Awu.

Sementara perusahan perekrut ilegal yang dijelaskan Kasat adalah PT Bumihutani Lestari. Saat ini kasus PJTKI ilegal ini sedang ditangani Polres Ende.

Berikut nama-nama korban tenaga kerja yang direkrut PJTKI ilegal PT Bumihutani Lestari yakni Yohanes pake (24) pekerjaan swasta, alamat Desa Mbengu, Kecamatan Paga Kabupaten Sikka, Falentina Vate (24) pekerjaan swasta, alamat SDA, Anastasia Loru (22), pekerjaan mahasiswa, alamat Maulo’o Timur, Desa Mbengu, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka.

Simon Seto (36), pekerjaan nelayan, Desa Mbengu, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka, Theresia Wula (30) pekerjaan ubu rumah tangga, Desa Mbengu, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka.

Aloysius Dote Dura (35), pekerjaan swasta asal Desa Mbengu, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka, Lambertus Legoury Deornai (23), pelajar asal Desa Mbengu, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka.

Yohanes Gaja (37) pekerjaan petani asal Desa Sekuningan Baru, Kecamatan Balai Riam, Yufen Rande (38) pekerjaan petani asal Desa Wolowiro, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka, Robertus Bedo (40) pekerjaan swasta asal Desa Mbengu, Kecamatan Paga, Kabupaten Sikka.**(Ian Bala/VoN)

Ende
Previous ArticleMeski Kalah Dalam Pilkades, Yosef Jehalu Tetap Gembira
Next Article Dari Warung Mbah Cokro Hingga Peluncuran Buku Puisi

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.