Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Di Mabar, Gedung Sekolah yang Roboh Direhab Tahun 2018
Regional NTT

Di Mabar, Gedung Sekolah yang Roboh Direhab Tahun 2018

By Redaksi2 Maret 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Marthen Magol, Kadis Pendidikan Mabar
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, VoxNtt.com- Tercatat sebanyak 11 gedung sekolah di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) yang roboh akibat bencana puting beliung yang terjadi awal Februari 2017 lalu.

Ke-11 Sekolah itu adalah SDK Toe Loha di Kecamatan Macang Pacar, SDN Puntu di Kecamatan Ndoso, SMP Negeri III Lembor, SDN Leda dan SDK Hita di Kecamatan Macang Pacar, SDI Lale di Kecamatan Welak, SDI Rangat di Kecamatan Sano Ngoang, SMA Negeri II Kuwus,SDK Lambur,SDI Kotok dan SDK Tueng di Kecamatan Kuwus.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mabar, Marthen Magol kepada VoxNtt.com, Kamis (2/3/2017) mengatakan Tahun 2017 ini, Dinas Pendidikan Mabar tidak memiliki anggaran untuk memperbaiki sekolah yang roboh awal Februari 2017 itu. Ke-11 sekolah itu akan diperbaiki dengan mengunakan anggaran tahun 2018 yang akan datang.

Menurutnya, Dinas Pendidikan tidak memiliki anggaran lagi saat ini, semua anggaran yang dimiliki oleh Dinas Pendidikan Mabar tahun 2017 sudah masuk dalam Dokumen Pelaksana Anggaran (DPA) Dinas Pendidikan. Dalam DPA Tahun 2017 itu tidak memiliki anggaran untuk merehab sekolah yang rusak,’’ katanya.

“Kita rencanakan anggaran untuk rehab gedung sekolah yang roboh itu pada rencana Kerja tahun 2018. Sehingga, sekolah-sekolah itu pada tahun 2018 memiliki anggaran untuk merehab,’’ ujar Magol.

Anggota DPRD Mabar, Ino Tanla mengatakan Dinas PKO Mabar harus proaktif komunikasi dengan sekolah-sekolah yang mengalami bencana itu. Dicarikan solusi agar proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah tersebut tetap lancar seperti sekolah lainnya.

“Kita berharap agar sekolah yang mengalami bencana itu, proses KBM-nya tetap berjalan lancar dan Dinas Pendidikan terus melakukan komunikasi dengan baik agar benar-benar tahun 2017 sekolah itu semuanya sudah rehab,’’ harap Ino Tanla. (Gerasimos Satria/VoN)

Manggarai Barat
Previous ArticleTambah PAD, Pemkab Matim Segera Maksimalkan Aset Tanah
Next Article Selama 21 Hari ke Depan, Polres Ngada Gelar Operasi Simpatik

Related Posts

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.