Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Bila Pansus Taman Kota Masih Mengambang, DPRD Sikka Akan Diremehkan
HEADLINE

Bila Pansus Taman Kota Masih Mengambang, DPRD Sikka Akan Diremehkan

By Redaksi5 Maret 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Proyek Monumen Tsunami dan Taman Kota Maumere
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, VoxNtt.Com- Pegiat Lingkar Nusa, Julius Kasimo menilai ketidakjelasan hasil pansus akan menjadi preseden buruk bagi pansus dan DPRD Sikka.

“Kalau terusan digantung seperti ini pansus dan DPRD Sikka akan diremehkan baik oleh Pemda Sikka maupun masyarakat,” tegasnya kepada VoxNtt.Com pada Minggu (4/3/2017).

Hal ini dikarenakan sampai saat ini Pansus Taman Kota yang dibentuk DPRD Sikka belum menghasilkan temuan apa pun. Padahal Pansus Taman Kota sudah dibentuk sejak Oktober 2016 lalu.

Julius Kasimo, pegiat Lingkar Nusa

Menurut Julius, pansus seharusnya bekerja dengan cepat agar permasalahan seputar Proyek Penataan Taman Kota Maumere dapat diluruskan.

Lebih jauh Julius menekankan pansus tidak harus mengarah pada proses hukum. Capaian minimalnya aalah pansus ini dapat memberikan pelajaran-pelajaran dan rekomendasi untuk ditindaklanjuti agar hal-hal serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari.

“Bila ada pihak yang tidak hadir meski dipanggil berkali-kali maka pansus harus tegas,” ujar mantan Ketua LMND NTT ini.

Berbeda dengan Julius, salah seorang tokoh masyarakat Desa Reroja, Kecamatan Magepanda, Sikka, Rudolfus Paskalis Dhika meragukanan orientasi kerja pansus.

“Kalau ada laporan temuan audit BPK barangkali pansus masuk akal. Apa sih yang dipansuskan?” ungkap Rudolfus kepada VoxNtt.Com pada Sabtu (4/3/2017).

Menurut Rudolfus saat ini pengerjaan taman terus berlangsung.

“DPRD juga menyetujui tambahan anggaran sebanyak Rp 1,2 M untuk kelanjutan pembangunan,” kilahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Pansus Taman Kota, Fabianus Toa kepada VoxNtt.Com menyatakan pansus akan melakukan rapat pada Senin (6/3/2017).

Meski demikian, Fabianus tak menyebutkan siapa yang dipanggil pansus untuk bertemu esok nanti. (Are De Peskim/VoN)

Sikka
Previous ArticleMeski Lumpuh Selama 18 Tahun, Saver Hadiahi Jokowi Bank Sampah
Next Article PMKRI Maumere Duga Ada Konspirasi di Balik Rencana Pembangunan PLTMG

Related Posts

SMAN 3 Cibal Semarakkan Hari Pramuka ke-65 dengan Perkemahan dan Beragam Lomba

14 Agustus 2026

Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Lahan Diklaim Aset Polri

14 Agustus 2026

DPRD Manggarai Tinjau TPA Ncolang, Minta Pemkab Siapkan Dana Taktis untuk Tangani Keluhan Sampah

13 Agustus 2026
Terkini

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026

SBD Peduli Flores: Merawat Persaudaraan di Tengah Duka

1 September 2026

Membangun Ekosistem Sepak Bola Indonesia: Dari Pembinaan Usia Dini menuju Prestasi Dunia

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026

Kisah Sepuluh Warga Selamat Sebelum Rumah Roboh saat Gempa Mengguncang Manggarai

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.