Ruteng, VoxNTT.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, Frederikus Andi Ongkor alias Dedi Ongkor meninjau Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ncolang di Desa Poco, Kecamatan Wae Ri’i, Kamis, 13 Agustus 2026 siang.
Peninjauan itu dilakukan setelah warga mengeluhkan asap dan bau menyengat dari tumpukan sampah di TPA Ncolang. Kondisi tersebut disebut mengganggu aktivitas dan kenyamanan warga sehari-hari.
Dedi, anggota DPRD dari daerah pemilihan Langke Rembong-Wae Ri’i, mengatakan sebelumnya telah menerima keluhan warga Desa Poco mengenai dampak keberadaan TPA terhadap lingkungan tempat tinggal mereka.
Menurut dia, polusi udara dan bau dari tumpukan sampah telah menjadi persoalan yang dirasakan warga setiap hari.
Ia mengatakan keluhan tersebut perlu segera direspons agar persoalan pengelolaan sampah tidak berkembang menjadi masalah yang lebih serius.
“Keluhan warga perlu kita respon. Hari ini saya turun langsung untuk meninjau TPA Ncolang karena saya punya tanggung jawab moril untuk itu” ujar Dedi.
Dedi meminta Pemerintah Kabupaten Manggarai menyiapkan dana taktis untuk membiayai kebutuhan mendesak dalam penanganan persoalan sampah.
Menurut dia, Dinas Lingkungan Hidup dan Daerah (DLHD) sebagai perangkat daerah teknis yang menangani pengelolaan sampah membutuhkan dukungan anggaran yang dapat digunakan secara cepat ketika muncul persoalan di lapangan.
“Contohnya seperti ini kan, banyak keluhan yang harus kita tanggapi di tengah keterbatasan. Saya mau ke depan DLHD punya dana taktis untuk merespon itu dengan cepat,” ungkap Dedi.
Selain dana taktis, Dedi meminta pemerintah menambah satu unit kendaraan operasional berupa mobil tangki air untuk DLHD atau Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Kendaraan tersebut, kata dia, diperlukan untuk mempercepat penanganan ketika ada keluhan warga mengenai tumpukan sampah.
Kendaraan tangki air itu dapat digunakan untuk menyiram tumpukan sampah di lokasi.
“Penambahan kendaraan operasional tanki air juga sangat berguna untuk kelancaran proses kegiatan teman-teman DLHD dan PolPP di lapangan,” kata Dedi.
Dedi juga meminta DLHD membuat agenda rutin untuk turun langsung ke TPA Ncolang dan memastikan pengelolaan sampah berjalan dengan baik.
Menurut dia, dinas teknis harus merespons dengan cepat setiap laporan warga karena persoalan sampah berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat luas.
“Lebih bagus DLHD bikin agenda rutinitas untuk datang ke TPA Ncolang sebagai bentuk tanggung jawab terhadap keluhan warga,” katanya.
Penulis: Berto Davids

