Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Meski Satu Partai dengan Novanto, Ketua DPRD Mabar Tetap Tolak Bangun Hotel di Pantai Pede
HEADLINE

Meski Satu Partai dengan Novanto, Ketua DPRD Mabar Tetap Tolak Bangun Hotel di Pantai Pede

By Redaksi10 Maret 20173 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua DPRD Mabar, Blasius Jeramun
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo,Vox NTT– Ketua DPRD Manggarai Barat (Mabar) dari Partai Golkar, Blasius Jeramun mengaku hingga kini sikapnya tetap menolak pembangunan hotel di Pantai Pede.

Meski hotel ini rencananya dibangun oleh PT Sarana Investama Manggabar (SIM) yang diduga milik Ketua Umum DPP Golkar, Setia Novanto.

Jeramun juga membantah informasi yang menyebutkan dirinya sudah membelok dan mendukung PT SIM untuk membangun hotel mewah di Pantai Pede.

” Tidak bisa berubah begitu itu barang, sikap saya tidak mungkin membelok, hanya selama ini kita (DPRD Mabar) calling down, sambil kita memperhatikan waktu yang tepat untuk DPRD mengambil langkah-langkah selanjutnya,” ujar Blasius Jeramun melalui telepon selulernya kepada VoxNtt.com, Jumat (10/3/2017).

Ketua DPRD dari Dapil 1 Komodo-Sano Nggoang-Mbeliling-Boleng itu juga membantah jika saat bertemu pengurus DPP Golkar baru-baru ini di Labuan Bajo, dirinya menyepakati pembangunan hotel oleh PT SIM.

Dia mengaku memang pernah bertemu dengan pengurus DPP Golkar, Melki Laka Lena di Labuan Bajo baru-baru ini. Namun, Melki hanya bertanya kepada dirinya terkait perkembangan Pantai Pede saat ini.

“Pak Melki Laka Lena tanya, bagaimana kondisi Pantai Pede. Saya jawab, di Pantai Pede itu, kalau tidak ada aksi berarti tidak ada reaksi. Sekarang ini aman-aman saja. Tidak benar jika saya menjawab mempersilakan PT SIM untuk mulai bangun hotel,” tukas Jeramun.

Dikatakannya, pertemuan dengan Melki saat itu dilaksanakan di rumah Ketua DPD II Golkar Mabar, Matheus Hamsi.

Pertemuan itu membahas sayembara “Ayo Bangun NTT” yang dilaksanakan oleh yayasan milik Melki Laka Lena.

“Pertemuan itu juga dihadiri oleh orang banyak dan tidak membahas Pantai Pede,melainkan membahas tentang syaimbara membangun NTT,” jelas Jeramun.

“Saya ingin meluruskan, bahwa saya tetap pada pendirian saya untuk menolak pembangunan hotel oleh PT SIM di Pantai Pede dan sampai saat ini saya belum mengeluarkan pernyataan secara resmi bahwa saya mendukung PT SIM untuk membangun hotel di Pantai Pede,” tambahnya.

Dia mengatakan, terakhir ke Pantai Pede pada bulan Februari lalu saat bersama anggota DPRD Mabar lainnya memantau pembangunan dermaga kayu oleh Laprima Hotel.

Saat itu tidak ada aktivitas oleh PT SIM di Pantai Pede. Dalam waktu dekat, DPRD akan ke Pantai Pede lagi karena menurut informasi sudah ada material dan aktivitas lagi oleh PT SIM.

“Tidak mungkin DPRD Mendukung pembangunan hotel di Pantai Pede. Dermaga kayu milik hotel Laprima saja, kita suruh hentikan sementara pembangunan,” tuturnya.

Untuk diketahui, September 2016 lalu, para aktivis yang tergabung dalam Koalisi Peduli Pede melakukan aksi demostrasi di kantor DPRD Mabar dan kantor Bupati. Mereka menuntut tindak lanjut keputusan Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo agar pemerintah Provinsi NTT menyerahkan Pantai Pede ke Pemda Mabar.

Tuntutan para aktivis itu, hingga kini baik oleh Lembaga DPRD Mabar dan Pemda Mabar belum diumumkan ke publik perkembangannya. Sehingga sikap DPRD dan Pemkab Mabar yang cendrung diam itu dipertanyakan oleh para aktivis Koalisi Peduli Pede. (Gerasimos Satria/VoN)

Manggarai Barat
Previous ArticleEdi Endi: Pergantian Saya Oleh Partai Golkar Potong Kompas
Next Article Hendak Mencari Ikan, Dua Warga Reok Barat Hilang Terseret Arus Kali Wae Mese

Related Posts

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

RRI Labuan Bajo dan Plataran Komodo Gelar Donor Darah, Perkuat Aksi Kemanusiaan di Manggarai Barat

3 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.