Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Diduga Selewengkan Raskin, Warga Minta Inspektorat Matim Audit Desa Waling
VOX DESA

Diduga Selewengkan Raskin, Warga Minta Inspektorat Matim Audit Desa Waling

By Redaksi14 Maret 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Fian Hasiman, warga Desa Waling
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Warga meminta inspektorat Manggarai Timur (Matim) segera melalukan audit dugaan penyelewengan beras miskin (raskin) di Desa Waling, Kecamatan Borong.

Warga menduga sudah terjadi penyelewengan raskin yang dilakukan oleh kepala desa Waling, Feliks Gat.

Audit investigatif inspektorat penting dilakukan untuk menjawabi keluhan masyarakat yang selama ini merasa tidak puas dengan tindakan Kades Feliks.

“Harapan saya dan masyarakat Waling kepada Inspektorat Matim harus segera melakukan audit investigatif agar semuanya jelas,” kata Fian seorang warga Waling melalui pesan WhatsApp, Selasa (14/3/2017).

Baca: Janjikan Rumah Bantuan, Kades Waling Pungut Uang Warga

Ia mengaku tindakan Kades Feliks telah merugikan masyarakat, terutama penerima raskin. Disebut rugi, kata Fian, karena beras yang seharusnya menjadi hak masyarakat miskin diselewengkan kades.

Selain merugikan masyarakat, kata Fian, tindakan kades ini juga telah merugikan Negara.

“Beras ini kan harus masuk ke perut orang miskin bukan ke perut orang kaya. Jadi kalau diselewengkan jelas yang rugi itu masyarakat miskin. Selain itu, raskin itu beras negara untuk orang miskin. Kalau diselewengkan, jelas negara juga rugi,” katanya.

Karena itu, ia minta Inspektorat segera ke lokasi untuk mengusut dugaan ini. Ia tidak mau persoalan ini dibiarkan menggantung tanpa penyelesaian yang pasti.

“Harus ada kepastian, apakah tindakan dia (kades) dibenarkan atau tidak. Kalau dibenarkan, apa alasannya? Sebaliknya, kalau  salah, harus ditindak tegas sesuai aturan,” imbuhnya. (Ferdiano Sutarto Parman/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleKopi La Bajo, Oleh-oleh dari Labuan Bajo
Next Article Kapela Watu Paci Ambruk, Andri Garu Ikut Beri Bantuan

Related Posts

Kompak Indonesia Desak KPK Audit Dugaan Korupsi Proyek RSUD Borong Rp19,4 Miliar

19 Juli 2026

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.