Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Bimtek DPRD Mabar di Bali Dikecam Warga
Regional NTT

Bimtek DPRD Mabar di Bali Dikecam Warga

By Redaksi16 Maret 20173 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sejumlah anggota DPRD Mabar di sela-sela kegiatan Bimtek di Bali (Foto: Facebook Onik Kirim)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT-Sebanyak 29 anggota DPRD Mabar mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) tentang pengawasan dana desa di Hotel Losari, Bali-Denpasar. Bimtek yang dilaksanakan empat hari dengan menghabiskan anggaran ratusan juta rupiah mendapat kecaman sejumlah masyarakat Mabar.

Warga Labuan Bajo, Rafael Todowela kepada VoxNtt.com,Kamis (16/3/2017) menilai Bimtek para wakil rakyat Mabar itu terkesan memboroskan anggaran.

Sebaiknya kata dia, DPRD Mabar mengundang tutor untuk memberi materi tentang pengawasan dana desa itu ke Labuan Bajo, ketimbang 30 anggota DPRD Mabar yang pergi Bimtek di Bali.

“Keuntungan jika tutor itu datang ke Labuan Bajo selain menghematkan uang rakyat, para kepala desa di wilayah Mabar juga bisa ikut dalam Bimtek itu,” ujar Rafael.

Dia berharap agar usai Bimtek pengawasan dana desa itu, DPRD benar-benar menerapkan ilmu yang mereka dapat kepada 164 desa yang ada di Mabar.

“Kebetulan saat ini, lemahnya pengawasan dana desa yang dilakukan oleh Pemkab Mabar. Mudah-mudahan dengan Bimtek pengawasan dana desa yang diikuti oleh 29 anggota DPRD Mabar itu, benar-benar lembaga yang terhormat itu benar-benar melakukan pengawasan dana desa,” harap Rafael.

Anggota DPRD Mabar saat Bimtek di Bali (Foto: FB,Yosep Suhardi,anggota DPRD Mabar)

Warga Lembor, Sumardi Sumar mengatakan Bimtek yang bertujuan untuk peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) sangat baik agar DPRD memahami tugasnya dalam mengawasi dana desa.

Namun,sangat disayangkan jika Bimtek yang menghabiskan anggaran ratusan juta ke Bali. Akan lebih bermanfaa jika anggarannya dikeluarkan dengan cara mengundang pemateri Bimtek datang ke Labuan Bajo.

“Ketimbang 30 anggota DPRD Mabar ke Bali,” kata Sumardi.

Warga Lembor lainnya, Ari Paung mengatakan tidak mungkin anggaran Bimtek 30 anggota DPRD berkisar Rp 134 Juta. Anggaran Bimtek di luar kota anggota DPRD Mabar sangat besar, apalagi ke Bali. Mungkin anggaran Rp 134 juta hanya untuk biaya perjalanan dinas 30 anggota DPRD.

“Mana biaya hotel untuk penginapan 30 anggota DPRD Mabar, biaya makan dan minum, biaya tempat bimtek, biaya tutor Bimtek yang didatangkan dari Jakarta serta biaya tiket 30 anggota DPRD Mabar ke Bali. Anngaran bimtek pengawasan dana desa kemungkinan mencapai Rp 300 Juta,” kata Ari Paung.

Sementara Kepala Desa Momol, Kecamatan Tentang, Yuvens Maldi mengatakan seharusnya para kepala desa yang baru di lantik Desember 2016 lalu itu terlebih dahulu mengikuti Bimtek pengawasan dana des, ketimbang para wakil rakyat.

“Kami belum ikut Bimtek tentang dana desa, seharusnya para kades dulu, baru kemudian anggota DPRD yang Bimtek,” kata Yuvens.

Baca; Bimtek Anggota DPRD Mabar di Bali Habiskan Ratusan Juta

Seperti diketahui, pelaksaan Bimtek anggota DPRD Mabar dilaksanakan selama Empat hari, terhitung sejak 13-17 Maret 2017. Dari 30 anggota DPRD Mabar, Saweri Gading,anggota DPRD dari PKB tidak ikut Bimtek karena alasan Sakit. (Gerasimo Satria/VoN)

Manggarai Barat
Previous ArticleEkskavator Diduga Milik Dinas PU Provinsi NTT Disembunyikan di Hutan Boneana, Ada Apa?
Next Article Ketika Warga Compang Ndejing Minum Air Kali

Related Posts

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.