Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Kejati Harus Respons Kasus Penelantaran Alat Berat Milik Dinas PU NTT
Regional NTT

Kejati Harus Respons Kasus Penelantaran Alat Berat Milik Dinas PU NTT

By Redaksi18 Maret 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua PMKRI, Kristoforus Mbora (jas merah marun)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Kota Kupang, Vox NTT- Ketua Presidium Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Kupang, Kristoforus Mbora mendesak aparat penegak hukum dalam hal ini Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT agar mengungkap kerugian negara akibat  kerusakan alat berat milik dinas PU Provinsi NTT di Hutan Boneana, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang.

Sebelumnya dalam penelusuran VoxNtt.com pada Minggu (12/3/2017), alat raksasa  jenis Caterpillar 320B ditemukan berada di pinggir kali  hutan, tepat di belakang lokasi usaha milik salah satu pejabat di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Nusa Tenggara Timur, Ferdy Kanalo.

BACA: PMKRI: Ada Indikasi Konspirasi Antara Dinas PU dan Ferdi Kanalo

Untuk itu, Kristo berharap agar Kejati NTT bersama BPKP NTT untuk responsif dan tidak boleh diam sebab kata dia secara kasat mata terdapat indikasi kerugian negara dalam kasus ini.

“Penegak hukum jangan apatis dengan persoalan yang melibatkan para pejabat atau petinggi di daerah ini, agar penegakan hukum itu berjalan seimbang. Jangan sampai ada persoalan yang melibatkan rakyat kecil cepat respon  sementara persoalan yang melibatkan pejabat malah diam” tegasnya saat dikonfimasi VoxNtt.com, Jumat (18/03/2017).

BACA: Ekskavator Diduga Milik Dinas PU Provinsi NTT Disembunyikan di Hutan Boneana, Ada Apa?

Karena itu dia berharap agar kasus ini harus ditelusur supaya tidak menimbulkan banyak pertanyaan baru dari masyarakat.

Selain meminta pihak penegak hukum, melalui media ini juga dirinya meminta Gubernur NTT, Frans Lebu Raya agar jangan berdiam diri saja saat terjadi kasus seperti ini.

“Sebagai kepala daerah, Gubernus mestinya segera memanggil Kadis PU agar mempertanggungjawabkan persoalan yang ada dan disampaikan kepada publik. Jangan diam saja” tegasnya.

BACA: Dinas PU NTT Abaikan Surat Ferdi Kanalo Terkait Kondisi Ekskavator di Hutan Boneana

Untuk mendalami posisi kasus ini, Kristo berjanji akan segera mengundang semua organisasi mahasiswa dan organisasi lainnya di Kota Kupang untuk membicarakan sekaligus membetuk tim investigasi kasus ini.

“Kita akan undang seluruh organisasi mahasiswa dan yang lainnya untuk membentuk tim investigasi, guna mendalami kasus ini. Nanti kita akan ajak kerja sama dengan polisi juga agar bersama menelusuri kasus ini secara mendalam” ungkapnya. (Boni/Dede/VoN).

Kota Kupang
Previous ArticleListrik Sering Padam, Warga di Matim Mengeluh
Next Article Alat Berat Milik PU NTT Ditemukan Rusak, GMNI: Ada Indikasi Korupsi

Related Posts

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.