Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Jalan Putus Total, Perekonomian Boleng Lumpuh
NTT NEWS

Jalan Putus Total, Perekonomian Boleng Lumpuh

By Redaksi27 Maret 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Jalan Putus Total, Perekonomian Boleng Lumpuh
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT-Cuaca ekstrim yang melanda wilayah kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) sepanjang satu pekan terakhir membuat beberapa ruas jalan di Terang menuju Labuan Bajo terputus.  Akibatnya, aktivitas perekonomian masyarakat setempat lumpuh total.

Tak hanya itu, puluhan hektar (ha) lahan sawah di Lando, Desa Mbuit, Kecamatan  Boleng gagal panen karena tersapu banjir.

Warga Boleng, Lipus Tulur kepada VoxNtt.com melalui telepon selulernya, Senin (27/3/2017) mengungkapkan bencana ini benar-benar merugikan masyarakat.

Khusus untuk jalan, kondisi ini membuat lalu lintas ke Labuan Bajo lumpuh. Kendaraan tak bisa melewati.

Padahal jalur tersebut cukup padat, sebab bukan hanya menghubungkan Boleng dan Labuan Bajo tetapi juga Labuan Bajo dengan beberapa kecamatan lainnya di Mabar.

“Kondisi ini mempersulit bantuan kesehatan. Warga yang sakit berat sulit dirujuk ke Rumah Sakit Daerah dan RS. Siloam di Labuan Bajo. Ini benar-benar mengancam nyawa pasien. Mobilitas kami terganggu, masyarakat tak bisa melakukan apa-apa, ” tutur Lipus

Salah satu sawah milik warga di Boleng terendam banjir

Lipus Tulur menambahkan, lebih parahnya lagi puluhan Hektar Area (Ha) lahan sawah yang rusak di Lando membuat masyarakat setempat tidak dapat panen.

“Sawah milik Martinus warga, Lando misalnya, dirinya harus rela kehilangan sekitar 8 bujur lahan sawah yang rusak oleh banjir. Padahal, rencananya hari berikutnya akan panen. Harapan itu sirna oleh banjir. Benar-benar tragis,” tutur Lipus

Selain sawah milik Martinus, sekitar belasan warga lainnya juga mengalami kondisi yang sama dengan tingkat kerugian berbeda-beda. Bahkan, ada warga yang harus rela kehilangan puluhan karung gabah karena tersapu banjir.

“Ini tentunya mengancam stok beras di Boleng dan Labuan Bajo umumnya, apalagi Boleng merupakan salah satu penyangah komoditas strategis khususnya beras ke ibu kota,”jelasnya

Menurut Lipus Tulur, hingga kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mabar belum turun langsung ke lokasi. Sebab sampai dengan hari ini akses Terang menuju Labuan Bajo masih terputus.

Demikianpun dengan masalah banjir di Lando. Camat Boleng, Bona Abunawan memang telah meninjau lokasinya tetapi sejauh ini belum ada tindakan riil dari pemerintah.

Ferdi Lando, seorang warga desa Mbuit juga mengeluhkan kondisi yang sama. Dirinya berharap agar masalah ini segera diatasi. Soalnya, benar-benar mengancam keberlanjutan hidup warga.

“Kami minta Pemkab Mabar turun tangan. Bantu kami,”pintanya.

Dia berharap agar bantuan pertanian bisa segera di kucurkan untuk masyarakat yang terkena bencana.

Hingga berita ini diturunkan, Pemkab Mabar belum menyampaikan keterangan apapun terkait persoalan yang melanda Boleng.

Camat Boleng, Bonefantura Abunawan juga belum bisa dihubungi. Telepon selulernya tidak aktif. (Gerasimos Satria/VoN)

Manggarai Barat
Previous ArticleVideo: Semarak Perayaan Nyepi Umat Hindu di Kupang
Next Article TdF Gunakan APBD Mendapat Beragam Reaksi Netizen

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.