Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»VOX POPULI»VOX DESA»Soal Tidak Ada Anggaran Pelantikan Kades, Niko Martin: Ini Kegagalan Perencanaan
VOX DESA

Soal Tidak Ada Anggaran Pelantikan Kades, Niko Martin: Ini Kegagalan Perencanaan

By Redaksi30 Maret 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Niko Martin (Foto: Facebook Niko Martin)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Pegiat antikorupsi, Niko Martin menilai ketiadaan anggaran APBD II untuk pelantikan Kades di Kabupaten Manggarai Timur (matim) merupakan gambaran kegagalan perencanaan.

Kegagalan tersebut dilakukan oleh pemerintah dan DPRD sebagai pihak yang berwenang membahas dan menetapkan APBD.

“Masa anggaran pilkadesnya disiapkan, tapi pelantikannya tidak (disiapkan). Ini kan perencanaannya sepotong-sepotong dan tidak utuh. Jadi menurut saya ini gambaran kegagalan perencanaan,” katanya kepada wartawan, Rabu (29/3/2017).

Secara moral dan politik tegas Niko, mestinya pemerintah dan DPRD harus bertanggung jawab.

Niko pun tidak setuju jika pemerintah dan DPRD melibatkan pihak lain untuk menanggung resiko kegagalannya, termasuk Kades yang dilantik.

“Pemerintah dan DPRD harus tanggung ini sendiri. Kenapa? Karena ini kesalahan mereka. Jadi, saya tidak setuju kalau kades yang dilantik menanggung resikonya,” pungkas Niko.

Dia menambahkan kebijakan ini tak wajar dan menyesatkan Kades, terutama dalam upaya menata pemerintahan desa yang bersih dari korupsi.

Jika kebijakan ini tidak dicabut kata Niko, dikhawatirkan ke depan ada Kades yang menjadikan kebijakan ini sebagai rujukan jika nanti berhadapan dengan keadaan sejenis.

“Ini sangat berbahaya. Karena itu saya minta (kebijakan) itu dicabut dan dinyatakan tidak berlaku. Kalau tidak, sama saja ajar kades buat seperti itu,” imbuhnya.

Jika itu sudah dicabut pintah Niko, uang yang dipungut dari Kades harus dikembalikan.

“Soal (uang) itu diambil dari mana, itu soal lain. Tapi, intinya harus dikembalikan,” pintahnya.

Sebelumnya diberitakan, 65 Kades hasil pemilihan 28 Februari 2017 lalu menyetor uang sebesar 1 juta rupiah untuk biaya pelantikan pada Kamis (30/3/2017) di Aula Setda Matim.

Baca: Kepala BPMPD Matim Tanggapi Polemik Sumbangan Dana Pelantikan Kades

Kebijakan ini diambil Kepala BPMPD karena kegiatan ini tidak dianggarkan dalam APBD Matim 2017. Pasalnya, uang 1 juta tersebut bukan pungutan liar tapi sumbangan sukarela atas dasar kesepakatan 65 kades.

Tapi, penjelasan Kepala BPMPD tersebut menuai kritik. Publik tetap menyebut ini sebagai pungutan liar berkedok kesepakatan karena tidak diatur dalam peraturan yang berlaku. (Ferdiano Sutarto Parman/VoN).

Manggarai Timur
Previous ArticleAhmad, Kades Terpilih di Mayoritas Katolik Sudah Dilantik
Next Article Persiapan UN Pertama, Siswa Kelas Enam SDI Nipado Terancam Duduk di Tanah

Related Posts

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Desa Golo Riwu Tetapkan APBDes Tahun Anggaran 2026, KMP dan MBG Jadi Fokus Utama

6 Maret 2026

Perjuangan Mama Martina, Banting Tulang untuk Hidupi Keluarga sembari Rawat Suami Stroke

5 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.