Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Bupati Deno Tanggapi Kasus Bunuh Diri Mahasiswa STIKES Ruteng
Regional NTT

Bupati Deno Tanggapi Kasus Bunuh Diri Mahasiswa STIKES Ruteng

By Redaksi3 April 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Yunarsia Sinta (21), mahasiswi semester IV Sekolah Tinggi Kesehatan (STKES) Santu Paulus Ruteng ditemukan tewas gantung diri di kosnya, Kamis (30/3/2017)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Bupati Manggarai, Deno Kamelus angkat bicara soal kasus bunuh diri mahasiswa STIKES Ruteng Yunarsiah Sinta, Kamis, 30 Maret 2017 lalu.

Pasalnya, fenomena ini cukup sadis dan mengerikan, apalagi korban sedang hamil. Ia pun belum mengetahui motifnya, tapi kejadian naas ini menghentakan nuraninya sebagai seorang pemimpin daerah.

Baca: Ini Kronologi di Detik-Detik Penemuan Korban Gantung Diri di Tenda Ruteng

“Saya sangat prihatin dengan kejadian ini, apalagi korbannya itu sedang hamil 4 bulan. Menurut informasi yang saya dapat, dia dihamili oleh saudara sepupunya sendiri. Tapi yang pastinya kita tunggu dari kepolisian,” katanya kepada wartawan di sela-sela Acara Pengresmian Pompa Air Wae Cecer di Carep Ruteng, Senin (3/4/2017).

Ia tak mau kasus serupa terulang lagi di kemudian hari. Sebab itu, ia meminta semua pihak, terutama aparatur pemerintah di bawahnya untuk dapat meningkatkan pengawasan di wilayah kerjanya masing-masing.

“Saya minta lurah dan camat, terutama di Langke Rembong ini untuk tingkatkan pengawasan di lingkungan masing-masing. Ini penting supaya dapat mencegah hal-hal seperti ini,” tambahnya.

Baca: Breaking News: Mahasiswi Tewas Gantung Diri di Tenda Ruteng

Untuk itu, ia berharap agar lurah dan camat menegakan peraturan daerah tentang ketertiban lingkungan, termasuk di dalamnya tertib hunian. Dengan cara itu, ia yakin kejadian seperti ini dapat dicegah.

“Kita punya perda tertib lingkungan, termasuk di dalamnya tertib hunian. Jadi, tinggal ditegakkan saja,” pungkasnya. (Ferdiano Sutarto Parman/VoN).

Manggarai
Previous ArticleOrang Tua Siswa Takut Mengawas, Korupsi Dana BOS di Manggarai Merajalela
Next Article Anggota DPRD Ende Lapar, Rapat Paripurna Pembahasan Tatib Diskorsing

Related Posts

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.