Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Longsor Kembali Lumpuhkan Jalur Ruteng-Iteng
NTT NEWS

Longsor Kembali Lumpuhkan Jalur Ruteng-Iteng

By Redaksi9 April 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Longsor di Wae Mantar pada Jumat, 7 April 2017 malam
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Ruas jalan dari Ruteng, ibu kota Kabupaten Manggarai menuju Iteng, ibu kota Kecamatan Satarmese memang menjadi langganan longsor tiap musim hujan.

Pada Jumat, 7 April 2017 malam, longsor kembali terjadi. Lokasi longsor di ruas jalan milik pemerintah provinsi NTT itu masih terjadi di lokasi yang sama, yakni di Wae Mantar-pertengahan hutan Negara Golo Lusang.

Longsor di Wae Mantar pada Jumat malam itu terjadi lantaran hujan lebat yang mengguyur. Tanah di sisi tebing pun jatuh hingga menutupi badan jalan.

“Ia benar longsor itu terjadi tepatnya di kilometer 12 yakni di Wae Mantar. Panjangnya sekitar kurang lebih 100 meter,” ujar Venan Jerahu, seorang warga Satarmese saat dihubungi VoxNtt.com, Minggu (9/4/2017) pagi.

Venan mengaku, longsor hebat tersebut menyebabkan akses transportasi menuju Manggarai bagian selatan itu lumpuh total.

Para pengendara terpaksa harus menggunakan jalur alternatif yang cukup sempit untuk bisa mengakses ke Ruteng. Jalurnya yakni, Papang- Ngkaer- Lolang-Lao-Cumbi hingga ke Ruteng.

Menggunakan jalur alternatif ini, aksesnya pun cukup jauh dan membutuhkan tambahan waktu.

Venan mengatakan, seorang sopir taksi yang tidak mau menyebutkan namanya mengaku rugi akibat longsor tersebut.

“Apabila setiap hari melewati jalur ini terus, dengan tarif yang sudah ditentukan oleh pemerintah, bahan bakar yang digunakan sangat banyak. Belum lagi dengan jalan yang kurang bagus,” ujar Venan seperti yang disampaikan sopir tersebut kepadanya.

Karena itu, mereka berharap Pemda Manggarai segera memperbaiki jalan tersebut. Warga juga meminta pemerintah provinsi NTT untuk segera menganggarkan agar jalan Ruteng-Iteng provinsi diperlebar kembali. (Adrianus Aba/VoN)

Manggarai
Previous ArticleFoto: Histeri Keluarga Almuzamil
Next Article Akibat Longsor, Jalan Taga-Bahong Berlumpur

Related Posts

Polres Manggarai Limpahkan Dua Tersangka Kasus Narkotika ke Kejaksaan

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
Terkini

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.