Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Perusahan Asal Jawa Mengebor di Dalam Kompleks Penjara Ruteng
Regional NTT

Perusahan Asal Jawa Mengebor di Dalam Kompleks Penjara Ruteng

By Redaksi22 April 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Lubang pengeboran di dalam kompleks LP Ruteng
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng, Vox NTT- Sebuah perusahan asal Jawa kini sedang bersiap-siap melakukan pengeboran di dalam kompleks Lembaga Pemasyarakatan (LP) Ruteng, Kabupaten Manggarai.

Pantauan media ini di lokasi, semua perangkat yang dibutuhkan untuk mendukung aktivitas pengeboran sudah disiagakan di lokasi.

Terlihat, ada mesin bor berukuran besar, belasan batang pipa dan sebuah alat berat pengangkat (crane) yang sudah dalam keadaan tegak.

Selain perangkat, pekerja juga menyediakan dua lubang dengan ukuran berbeda; yang kecil untuk memasukkan pipa bor dan yang besar berfungsi untuk menampung semburan air.

Pengeboran ini sendiri dilaksanakan di lapangan voli yang terletak di bagian belakang LP itu.

Menurut seorang pekerja, pengeboran ini sedalam 70-80 meter dengan lama pekerjaan sekitar 2 minggu. Untuk itu, kabarnya pihak LP menyiapkan 20 juta rupiah.

Pekerja itu menjelaskan pengeboran di titik ini merupakan pengeboran ulangan. Ia mengaku  sebelumnya mereka mengebor di dekat Masjid LP yang letaknya tak  jauh dari titik kedua ini.

Waktu itu, katanya, mereka  mengebor sedalam puluhan meter tapi gagal mengangkat air ke permukaan.

“Waktu itu pipa bor kita tidak bisa dicabut lagi karena tersangkut di bawah. Jadi, airnya tidak bisa ditarik ke atas,” katanya kepada wartawan, Jumat (21/4/2017).

Disinggung soal lubang bekas bor yang masih menganga dan belum ditutupi, pekerja itu berjanji akan menutupinya.

Informasi yang dihimpun VoxNtt.com, sampai sekarang semua warga binaan LP itu masih menggunakan air yang mengalir dari jaringan pipa PDAM Ruteng.

Air PDAM ini terbilang cukup memenuhi kebutuhan warga binaan. Selain cukup, air PDAM ini juga terbilang lancar dan hampir tak pernah macet.

Lantas, apa maksud pengeboran ini? Apakah air PDAM tak cukup memenuhi kebutuhan warga binaan sehingga terpaksa pihak LP membuat sumur bornya sendiri?

Sementara hingga berita ini diturunkan, Kepala LP Ruteng belum memberi konfirmasi, meski sudah dihubungi melalui pesan singkat, Sabtu (22/4/2017). (Ferdiano Sutarto Parman/VoN)

Manggarai
Previous ArticlePenumpang Wings Air Tujuan Ende Diturunkan di Labuan Bajo
Next Article Di Kampung Mbapo, Paket SarNas Kembali Deklarasikan Maju Pilkada Matim

Related Posts

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.