Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Ketua DPRD Mabar Sebut Kunker 30 Anggotanya Tidak Mencapai Rp 1,5 Miliar
Regional NTT

Ketua DPRD Mabar Sebut Kunker 30 Anggotanya Tidak Mencapai Rp 1,5 Miliar

By Redaksi27 April 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua DPRD Mabar, Blasius Jeramun
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- Sebanyak 30 orang anggota DPRD Manggarai Barat (Mabar) dalam waktu dekat akan melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) di 3 kota besar di Indonesia selama lima hri. Ketiganya yakni Bandung, Jawa Barat (Jabar) Surabaya, Jawa Timur (Jatim) dan Kota Denpasar, Bali.

Ketua DPRD Mabar, Blasius Jeramun kepada VoxNtt.com, Kamis (27/4/2017) mengatakan Kunker 30 anggota DPRD Mabar dibagi dalam tiga komisi. Komisi A ke Surabaya, Komisi B ke Bandung dan Komisi C ke Bali.

Sedangkan jumlah anggaran untuk Kunker itu, menurut Jeramun, tidak mencapai Rp 1,5 Miliar seperti yang dijelaskan oleh Sekertaris Dewan (Sekwan), Paul Panggul di salah satu media cetak di Labuan Bajo.

Baca: Sekwan Mabar Tolak Beri Keterangan Terkait Kunker 30 DPRD

Dia mengatakan anggaran Kunker untuk setiap anggota DPRD itu Rp 10 Juta untuk lima hari, itu termasuk biaya tiket pesawat. Bukan Rp 10 Juta per hari seperti yang dijelaskan oleh Sekwan Panggul.

“Mati negara ini kalau setiap anggota DPRD Mabar menerima Rp 10 Juta per hari,’’ tutur Jeramun.

Ketua Komisi B DPRD Mabar, Marselus Jeramun mengatakan jadwal dan lokasi Kunker komisinya  belum mendapat kepastian yang jelas karena sampai saat ini, Kota Bandung  yang menjadi tujuan belum menjawab surat dari Sekwan Mabar.

“Komisi B Kunker ke Bandung, Jabar untuk melihat Dua  hal. Pertama terkait pengelolahan keuangan daerah. Kedua terkait pembangunan infrastruktur. Itu karena daerah mereka dianggap berhasil berkaitan dengan dua hal tadi,” kata Marsel.

Menurutnya, biaya setiap anggota DPRD tidak mencapai Rp 4 Juta per hari. Jumlah Rp 4 Juta itu diperoleh dari uang perjalanan dinas anggota DPRD ke luar kota dan uang harian lainnya.

“Jumlah uang yang diterima oleh DPRD itu sesuai Peraturan Bupati (Perbup) bukan seenaknya anggota DPRD menaikan biaya,’’ tutur Jeramun.

Sementara, Blasius Janu meminta Sekwan Mabar agar kedepannya selalu transparan kepada media mengenai besaran dan rincian anggaran kegiatan DPRD Mabar. Hal itu bertujuan agar publik mengetahui secara detail pengunaan uang di lembaga DPRD.

“Kita harus tahu, itu uang rakyat, wajib juga rakyat mengetahui pengunaan uangnya. Sekwan tidak boleh menutup informasi  kepada media,’’ ujar Janu. (Gerasimos Satria/VoN)

Manggarai Barat
Previous ArticleKota Kupang, Kota Ramah Anak?
Next Article Warga Sebelah Wae Musur Merengek, Kemana 7 DPRD Matim Dapil Borong-Rana Mese?

Related Posts

IPSI Manggarai Barat Lepas Delapan Atlet ke Kejurda Pencak Silat NTT di Ruteng

24 Juni 2026

Andy Liwun Minta Warga Tanjung Bunga Bersabar, Pekerjaan Jalan Latonliwo–Patisirawalang Tunggu Rekomendasi Tipikor

14 Juni 2026

Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen Tanah di Labuan Bajo, Kepala BPN Mabar Mangkir dari Panggilan Polisi

9 Juni 2026
Terkini

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026

Upah Kebajikan: Melestarikan Kehidupan dan Mati Bagi Dosa

28 Juni 2026

Fransisco Bessi Kembali Terpilih Aklamasi Pimpin Taekwondo NTT

27 Juni 2026

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.