Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Warga Wae Wako Kesulitan Jalan dan Listrik
NTT NEWS

Warga Wae Wako Kesulitan Jalan dan Listrik

By Redaksi10 Mei 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Jalan Pusut menuju Wae Wako (Foto: satria/VoN)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo,Vox NTT-Ratusan warga Kampung Pandang, Desa Wae Wako, Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) meminta Pemerintah agar memperhatikan jalan menuju Desa Wae Wako.

Pasalnya sejak Kabupaten Mabar dibentuk pada tahun 2003 silam, infrastruktur jalan dan listrik belum terpenuhi di tersebut.

Tokoh masyarakat Desa Wae Wako, Syafrudin kepada VoxNtt.com,Rabu (10/5/2017) mengatakan sejumlah lampu cahaya surya (Sehen) yang dibeli warga di Kantor PLN beberapa tahun lalu sudah ditarik oleh PLN karena alasan warga tidak membayar iuran.

Warga Wae Wako, kata dia terpaksa menggunakan lampu pelita. Sedangkan jalan sampai saat ini masih jalan tanah. Ketika hujan kendaraan angkutan umum tidak sampai di Kampung Pandang.

“Dua kebutuhan utama yang sangat dibutuhkan warga Wae Wako yaitu Listrik dan Jalan aspal,” kata Syarifudin.

Sementara Kepala Desa Wae Wako, Maksimus Hamja berharap agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mabar tahun 2017 ini bisa melanjutkan pembangunan jalan aspal dari Pusut, Kecamatan Sano Nggoang sampai di Pandang Wae Wako.

Menurutnya, empat desa di Kecamatan Lembor yang masih membutuhkan pembenahan infrastruktur jalan dan jaringan listrik yakni, Desa Siru, Wae Wako, Golo Leleng dan Desa Poco Dedeng.

“Keempat desa itu letaknya berdampingan dan masih membutuhkan peningkatan jalan dari jalan telford menjadi aspal. Dengan tujuan agar saat musim hujan akses angkutan umum dapat sampai di Empat desa itu,” ujar Maksimus.

Anggota  DPRD Mabar asal Dapil Lembor, Edi Endi dan Abdul Ganir saat dikonfirmasi media ini mengaku akan memperjuangkan peningkatan jalan pada empat desa itu.

“Semua desa yang isolasi pasti akan dibuka dan akan ada peningkatan jalan,masyarakat di minta untuk bersabar,” kata Edi  Endi. (Gerasimos Satria/VoN)

 

Manggarai Barat
Previous ArticleJalan Menuju Kampung Nggeok Bagai Kubangan Kerbau
Next Article Ahok dan Wajah Keadilan

Related Posts

Menteri Transmigrasi RI Serahkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Translok di Manggarai Barat

4 Juni 2026

Pemkab Manggarai Barat Usulkan Satgas Perizinan untuk Perkuat Pengawasan Usaha

4 Juni 2026

Menteri Transmigrasi RI Tinjau Pembangunan Sanitasi dan Lokasi HPL di Manggarai Barat

4 Juni 2026
Terkini

Karya untuk Makan dan Minum dalam Persekutuan Tubuh dan Darah Kristus

7 Juni 2026

Gabriel Goa Desak Penuntasan Kasus TPPO Mariance Kabu dan Yuliana Dopo

6 Juni 2026

Ahli Waris Yakin PN Kupang Putus Objektif Gugatan Peralihan Sertifikat dan Rumah

6 Juni 2026

Polsek Amarasi Timur dan Pemerintah Kecamatan Tinjau Lokasi Kebakaran Rumah Warga di Pakubaun

6 Juni 2026

Peti Persembahan vs Peti Mati

6 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.