Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Mobil Dinas Dipakai Untuk Konsolidasi Politik, Paket Aset Disesalkan Warga
HEADLINE

Mobil Dinas Dipakai Untuk Konsolidasi Politik, Paket Aset Disesalkan Warga

By Redaksi27 Mei 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Pertemuan politik paket Aset dan mobil dinas wabup Matim, Agas Andreas
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT– Pasangan bakal calon (Balon) bupati dan wakil bupati Manggarai Timur (Matim), Agas Andreas dan Stef Jagur (Aset) dikabarkan memakai mobil dinas dalam konsolidasi politik di Kawu, Desa Bea Ngencung, Kecamatan Rana Mese, Jumat, (26/5/2017) malam.

Salah satu warga Bea Ngencung yang enggan menyebutkan namanya membenarkan dalam kunjungan Aset ke kampung itu menggunakan mobil dinas. Agas Andreas yang saat ini menjabat sebagai wakil bupati (Wabup) Matim menggunakan mobil dinas bernomor polisi EB 5 WJ.

Warga itu pun bingung apakah dibenarkan dalam aturan penggunaan mobil dinas konsolidasi politik Pilkada.

“Mereka datang ke sini pakai mobik dinas. Apakah ini tidak masalah dari sisi aturannya. Cabup dan Cawabup hadir semua,” katanya dengan singkat.

Aktivis Garda Mutu, Theodorus Pamput kepada VoxNtt.com menyesalkan tindakan paket Aset yang menggunakan fasilitas Negara dalam urusan konsolidasi politik Pilkada.

Menurut Teo, tidak patut jika kendaraan dinas digunakan untuk kepentingan pribadi atau kepentingan politik seperti tatap muka politik Pilkada.

“Apalagi kegiatannya dilaksanakan di malam hari dan di luar jam dinas. Sangat disayangkan, mobil dinas digunakan untuk kepentingan pribadi,” kata Teo.

“Pada dasarnya kendaraan dinas dibeli oleh uang rakyat dan untuk melayani rakyat bukan untuk kepentingan politik. Kunjungan di malam hari dan hari libur lagi. Ini perlu ditindaktegas,” kata Teo.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan paket Aset belum berhasil dikonfirmasi. (Nansianus Taris/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticlePuisi-Puisi Ama Khurman (Catatan oleh Hengky Ola Sura)
Next Article Bantuan Rastra di Satar Peot Diduga Tidak Tepat Sasaran

Related Posts

Kompak Indonesia Desak KPK Audit Dugaan Korupsi Proyek RSUD Borong Rp19,4 Miliar

19 Juli 2026

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.