Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Bupati Nagekeo Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Gotong Royong
Regional NTT

Bupati Nagekeo Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Gotong Royong

By Redaksi1 Juni 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bupati Nagekeo, Elias Djo (baju putih) dan Wabup Paul Nuwa Veto (baju putih kanan)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Mbay, Vox NTT- Bupati Nagekeo, Elias Djo mengajak masyarakat untuk terus melestarikan dan memelihara budaya gotong royong sebagai peninggalan nenek moyang bangsa Indonesia.

Ajakan Elias Djo tersebut disampaikan dalam sambutannya pada acara Bulan Bahkti Botong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-14, hari kesatuan gerak PKK ke-45, dan hari keluarga nasional ke 24 tingkat Kabupaten Nagekeo, Rabu (31/5/2017).

Bupati Elias Djo berharap agar budaya gotong royong tidak terkikis oleh kemajuan zaman dan kecanggihan teknologi.

Dia menjelaskan, partisipasi masyarakat dalam pembangunan sejak dahulu telah menjadi budaya bangsa indonesia. Budaya partisipatif atau budaya gotong royong merupakan tradisi sosial masyarakat Indonesia yang menjadi kekuatan dan keunggulan dalam menyelesaikan berbagai bentuk pekerjaan atau pembangunan.

Begitu pula masyarakat di Kabupaten Nagekeo. Warga telah terbiasa bekerja sama dalam berbagai. Kerja sama itu misalnya, dalam membangun tempat tinggal, membuka lahan pertanian, melaksanakan upacara adat, dan lain sebagainya.

Menurut Elias Djo kegiatan BBGRM ke -14 tingkat Kabupaten Nagekeo merupakan sebuah langkah strategis pemerintah untuk meningkatkan kepedulian dan peran aktif masyarakat berdasarkan semangat kebersamaan dalam penguatan integritas sosial menuju mayarakat sejahtera, adil dan makmur.

“Saya menyakini bahwa semangat gotong royong yang merupakan karakteristik budaya lokal Kabupaten Nagekeo harus terus dilestarikan, karena mengandung nilai-nilai positif yang bila diterapkan dalam kehidupan sehari-hari akan sangat menunjang keberhasilan pembangunan daerah,” katanya.

Dikatakan, pelaksanaan BBGRM ke-14 dipadukan dengan hari kesatuan gerak PKK ke-45 dan hari keluarga nasional ke24 tingkat kabupaten Nagekeo.

Ketiga kegiatan ini berkaitan erat satu sama lain, sebab memiliki tujuan yang sama. Tujuannya yaitu untuk memotivasi masyarakat Nagekeo untuk mengambil bagian secara aktif dalam pembangunan sesuai perannya masing-masing.

Misalnya, sebut dia, sebagai ibu rumah tangga, sebagai pelajar, sebagai anggota PKK, dan sebagainnya.

Elias Djo meyakini filosofi gotong royong dalam kegiatan BBGRM, apabila diterapkan dalam setiap program, akan menghasilkan pembangunan yang efektif dan efisien.

Sebab, pembangunan hanya dapat terwujud jika masyarakat menjadi subyek  terlibat aktif dalam pembangunan. Sehingga hasil yang diperoleh sungguh-sungguh sesuai kebutuhan dan dapat mengatasi berbagai permasalahan dalam masyarakat. (Arkadius Togo/VoN)

Nagekeo
Previous ArticleUskup Turang: Jadilah Diakon yang Peka Atas Persoalan Umat
Next Article Terkait Gedung DPRD, Bupati Nagekeo Dilaporkan ke KPK

Related Posts

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
Terkini

Desa Lotas Rawan Longsor dan Belum Memiliki Batas Wilayah yang Jelas

8 Maret 2026

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.