Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Penyidik Akan Rekonstruksi Kasus Kematian Seprianus Nautani
HEADLINE

Penyidik Akan Rekonstruksi Kasus Kematian Seprianus Nautani

By Redaksi6 Juni 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Keluarga Seprianus saat mendatangi Polres TTS
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Soe, Vox NTT-Dalam waktu dekat penyidik kepolisian resort TTS akan menggelar rekonstruksi kasus kematian Seprianus Nautani yang meninggal dalam sel Mapolres TTS beberapa waktu lalu.

Pertanyaan tersebut disampaikan Kasat Reskrim IPTU Yohanes Suhardi di mapolres TTS menjawab pertanyaan istri korban Metri Fallo dan keluarga saat mengecek perkembangan penanganan kasus tersebut di Mapolres TTS Senin (5/6/2017).

“Dalam waktu dekat ini kita akan lakukan rekonstruksi bersama pihak kejaksaan dan keluarga korban,”jelas Yohanes Suhardi.

Menurut IPTU Suhardi, rekonstruksi tersebut bertujuan untuk mencocokan kebenaran keterangan dari masing-masing tersangka dengan peran dilakukan ketika menghabisi nyawa korban dalam sel.

Baca: Kapolres TTS: Seprianus Meninggal Karena Dianiaya Sesama Tahanan

Sementara mengenai adanya dugaan korban dianiaya di Mapolsek Kuanfatu sebelum dibawa ke Polres TTS, Suhardi mengatakan penyidik akan melampirkan surat rujukan dari Puskesmas Kuanfatu dalam berkas perkara.

Tujuannya untuk membuktikan bahwa korban sebelum diperiksa penyidik di Polres TTS dalam keadaan sakit atau sedang sehat.

“Surat rujukan dari Puskesmas Kuanfatu kita akan lampirkan dalam berkas perkaranya,”lanjut Kasat Yohanes.

Keluarga Belum Dapat SP2HP

Istri korban, Metri Fallo yang didampingi Bastian Nautani (ayah korban), Comi Hauteas dan Mordekae Liu kepada wartawan mengatakan kedatangan mereka ke Polres TTS untuk mengecek perkembangan penanganan kasus kematian suaminya.

Pasalnya, selama ini pihak keluarga belum mendapatkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP).

“Kami mau cek bagaimana perkembangan penanganan ksus kematian suami saya, karena selama ini kami tidak tau,”kata Metri.

Menurut Metri, ada keterkaitan antara pengniayaan di Mapolsek Kuanfatu yang diduga dilakukan oleh oknum penyidik di Polsek Kuanfatu sebelum korban dibawa ke Polres TTS untuk pemeriksaan lanjutan.

“Suami saya sebelum dibawa ke Polsek dia bilang ke saya bahwa dia juga dianiaya di Kuanfatu oleh oknum polisi sampai dia dirawat di Puskeamas Kuanfatu dan karena kondisinya sangat parah makanya dirujuk ke RSUD SoE,”jelas Metri.

BACA:Ini Pengakuan Pengacara Seprianus Nautani yang Tewas di Sel Mapolres TTS

Metri juga menambahkan, bukan hanya oknum polisi saja yang menganiaya suaminya ketika masih di Polsek Kuanfatu, tetapi juga dianiaya oleh sekelompok orang Kuanfatu yang diduga adalah keluarga korban DS siswi SMA yang merupakan kekasih gelap suaminya.

“Dia bilang ke saya bahwa bukan hanya polisi itu yang aniaya dia tetapi ada beberapa orang yang mungkin saja keluarga dari perempuan itu,”aku Metri.

Oleh karena itu dia berharap agar aparat kepolisian resort TTS untuk mencaritahu siapa-siapa saja yang menganiaya suaminya hingga tewas mulai dari Polsek TTS hingga di sel tahanan Polres TTS. (Paul/VoN).

TTS
Previous ArticleRobert Marut Masuk Radar Partai Golkar
Next Article Ini Perkembangan Kasus Kematian Yohana dan Bayinya di Polres TTS

Related Posts

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026

Pater Gabriel Meo Rayakan 40 Tahun Imamat, Umat dan Pemerintah Hadiri Misa Syukur di Kererobbo

9 Juli 2026

Musda IV Partai Golkar Nagekeo, Jalan Mulus untuk Robby Tulus

5 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.