Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Tahun 2017, Keluarga Miskin di Matim Bertambah 2 Ribu
NTT NEWS

Tahun 2017, Keluarga Miskin di Matim Bertambah 2 Ribu

By Redaksi9 Juni 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Bagian Administrasi Perekonomian Setda Matim, Laurensius Hambu (Foto: Nansianus Taris/VoN)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT- Tahun 2017 ini, keluarga miskin di Kabupaten Manggarai Timur (Matim) bertambah sebanyak 2.352.

Penambahan tersebut berdasarkan data penerima manfaat program bantuan beras sejahtera (rastra).

Program rastra adalah salah satu program penanggulangan kemiskinan dan perlindungan sosial di bidang pangan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Pusat, berupa bantuan beras bersubsidi kepada rumah tangga miskin dan rentan miskin. Sebelumnya dikenal dengan nama beras miskin (raskin).

Kepala Bagian Administrasi Perekonomian Setda Matim, Laurensius Hambu kepada VoxNtt.com di ruang kerjanya, Jumat (9/6/2017), mengatakan tahun 2017 ini  total Keluarga  Penerima Manfaat (KPM) rastra di kabupaten itu mencapai 25.875 penerima.

Baca: Angka Kemiskinan Bertambah, DPRD Kecam Pemkab Matim

Sedangkan penerima sebelumnya di tahun 2016 lalu hanya sebanyak 23.523 KPM. Data tersebut menunjukkan peningkatan sebanyak 2.352 keluarga miskin penerima manfaat.

“Secara umum ada desa yang jumlah penerimanya ada penambahan, ada juga desa yang berkurang lalu diisi oleh orang lain. Di pengurangan itu ada yang memiliki KKS (Kartu Keluarga Sejahtera),” jelas Lorens.

Lorens mengungkapkan, total KPM bantuan rastra tersebut bersumber dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Matim.

Kendati mengalami peningkatan penerima, namun menurut dia, data KPM rastra di tahun 2017 ini terdapat sejumlah masalah di masyarakat.

“Masyarakat datang mengadu lantaran mereka tidak lagi mendapatkan bantuan rastra. Padahal punya kartu keluarga sejahtera yang notabene masa aktif, sampai 2019,” aku Lorens.

“SK penerima rastra kan dari pusat. Kita di sini tidak bisa mengubahnya. Raskin itu dari Kementrian Sosial,” tambahnya.

Terkait soal rastra tersebut, Lorens menyatakan di desa masih ada proses yang dikenal dengan musyawarah desa (mudes).

Mudes dilakukan untuk mendata kembali penerima rastra, jika ia sudah pindah, sudah meninggal, dan terjadi pendobelan nama dalam draf bantuan.

“Mudes dilakukan untuk mendata kembali penerima rastra. Karena mudes itu keputusan tertinggi,” kata Lorens.

Lanjut Lorens, untuk masyarakat yang memilki KKS pemerintah pasti berusaha untuk diakomodir di tahun depan.

“Makanya, kami sudah perintahkan mereka untuk kumpulkan fotokopi KKS supaya diusahakan tahun 2018 diakomodir lagi. Namun, ini usaha pemerintah. Belum tentu berhasil. Namanya usaha,” kata Lorens. (Nansianus Taris/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleYeremias Leta Tak Ditahan, Kons Hati: Kami Belum Tenang
Next Article Gara-gara Ngantuk, Sopir Avanza Putih Seruduk Salon Milik Warga

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.