Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Paket Mesra: Pemimpin Bukan Bekerja Dengan “Rakus”
Regional NTT

Paket Mesra: Pemimpin Bukan Bekerja Dengan “Rakus”

By Redaksi23 Juni 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Bakal Calon Bupati dan bakal calon Wakil Bupati Ende, Klemens Meba dan H. Abdul Syukur mendaftar ke Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Ende (Foto: Ian Bala)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Bakal Calon Bupati dan bakal calon Wakil Bupati Ende, Klemens Meba dan H. Abdul Syukur mendaftar ke Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Jumat (23/6/2017).

Paket yang dinamakan “Mesra” ini tiba pada pukul 10.30 Wita di Sekretariat Partai Hanura di Jalan Flores, Nanganesa Ende.

Kedua bakal calon yang menggunakan busana putih hitam ini datang bersama tim pemenang dan tim keluarga. Kedatangan disambut secara adat yang disiapkan oleh segenap kader Partai Hanura.

Klemens Meba memberikan sambutan setelah sebelumnya oleh Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Ende, Didimus Toki.

Ia mengatakan Paket Mesra identik dengan Partai Hati Nurani Rakyat. Bahwa Paket Mesra terjadi karena hati nurani yang baik.

“Mesra adalah kedamaian, kesetiaan dan kesejukan. Mesra harus damai dan Mesra itu lahir dari kejujuran dengan hati nurani,”katanya disambut tepuk tangan meriah.

Mantan Kadis Pendidikan Pemuda dan Olahraga NTT ini menyinggung soal etika politik yang baik. Kabupaten Ende, menurut Klemens, harus menjadi teladan yang jujur dan berkeadilan.

“Ende (pemimpin) bukan bekerja dengan rakus, Ende bukan bekerja dengan emosional tetapi Ende bekerja dengan hati nurani. Kehadiran Paket Mesra dari hati nurani dan jujur menuju Ende maju adil dan sejahtera atau yang dinamakan Emas,” katanya di akhir sambutan.

Sementara Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Ende Didimus Toki mengatakan Paket Mesra sejalan dengan gerakan Partai Hanura.

Dengan moto Hanura “saatnya hati nurani bicara”, jelas Didimus, Partai Hanura akan mengusung paket yang bekerja dengan hati nurani.

“Kemersahan akan terlihat apabila dikeluar dari hati nurani. Kami seluruh Partai Hanura akan mengusung paket Mesra tetapi bukan menjadi partai pendukung,”katanya dalam sambutan.

Usai itu, Paket Mesra diberikan kesempatan untuk meregister sebagaimana dengan ketentuan partai Hanura. Kemudian Paket Mesra menyerahkan berkas pendaftaran. (Ian Bala/VoN)

Ende
Previous ArticlePertanian NTT Sudah Mati?
Next Article Kodim 1625 Ngada Tingkatkan Keamanan Jelang Lebaran

Related Posts

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.