Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Warga Watu Co’a Matim Kesulitan Air Minum Bersih
HEADLINE

Warga Watu Co’a Matim Kesulitan Air Minum Bersih

By Redaksi28 Juni 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Salah satu warga Watu Co'a sedang menimba air di sumur (Foto: Nansianus Taris/VoN)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Warga Watu Co’a, desa Golo Wune, kecamatan Poco Ranaka, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) sejak sepuluh tahun belakangan kesulitan mengonsumsi air minum bersih.

Warga hanya mengandalkan air sumur di tengah persawahan untuk kebutuhan air minum dan memasak.

Nelis Nggeos dan Frans Mahal dua warga Watu Co’a kepada VoxNtt.com, Selasa (27/6/2017) mengaku sudah lama warga di kampungnya itu kesulitan air bersih.

“Tolong muat kondisi kami di sini. Biar ada semacam perhatian untuk kami di wilayah ini. Bila perlu harus foto dengan sumurnya. Supaya pemerintah buka mata,”  ujar Nelis.

Nelis mengatakan, jika musim hujan warga di Watu Co’a terpaksa tidak menimba air di sumur itu. Itu dikarenakan air sumur tampak keruh dan bercampur dengan lumpur.

Untuk mengatasi kesulitan air minum bersih saat musim penghujan dan kebutuhan rumah tangga lainnya, warga terpaksa menampung ampung air hujan.

“Kami sendiri tidak tahu apakah air hujan itu layak atau tidak dikonsumsi. Terpaksa kami gunakan untuk kepentingan rumah tangga saja. Tolong kami, biar ada perhatian dari pemerintah baik itu pemerintah desa dan kabupaten,” kata Nelis.

Lan Rabilang, Ketua wilayah Watu Co’a membenarkan masalah air minum yang dihadapi warga wilayah itu.

“Sudah lama warga di sini alami kesulitan air bersih. Sumur yang ada ini hasil kerja swadaya masyarakat. Harapannya ke depan ada perhatian pemerintah untuk warga di sini, khususnya air bersih,” kata Lan. (Nansianus Taris/VoN)

 

Manggarai Timur
Previous ArticleKekurangan Dokter, Pemda Nagekeo Diminta Anggarkan Beasiswa Kedokteran
Next Article Awang Mulai Singgung Arah Dukungan PAN di Pilgub NTT

Related Posts

Kompak Indonesia Desak KPK Audit Dugaan Korupsi Proyek RSUD Borong Rp19,4 Miliar

19 Juli 2026

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.