Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»HUT Ke 15, Burung Indonesia Luncurkan Outlet Amandava
Ekbis

HUT Ke 15, Burung Indonesia Luncurkan Outlet Amandava

By Redaksi18 Juli 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kepala Bappeda Mabar, Aleks Hariyono di dampingi Wakil DPRD Mabar, Abdul Ganir dan Koordinator Burung Indonesia Wilayah Flores, Tiburtius Hani saat pengguntingan pita peresmian Outlet Amandava di Wae Mata-Labuan Bajo
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT-Burung Indonesia Wilayah Flores bukan saja serius mengurus konservasi alam di Flores.

Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 15, Selasa ,18 Juli 2017 organisasi konservasi burung itu me-launching outlet Amandava di Kantor Burung Indonesia di Wae Mata, Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar).

Outlet Amandava merupakan tempat penjualaan produk makanan lokal hasil olahan masyarakat desa binaan Burung Indonesia di wilayah Flores.

Produk lokal tersebut berupa kopi, rebok (makanan khas Manggarai dari tepung jagung atau beras), beras merah, madu asli, gula semut, jamu instan jahe, dan temulawak.

Peresmian Outlet itu dihadiri oleh Kepala Bappeda Mabar Aleks Hariyono, Wakil DPRD Mabar Abdul Ganir, Koordinator Burung Indonesia Wilayah Flores Tiburtius Hani dan seluruh staf Burung Indonesia Wilayah Flores.

Koordinator Burung Indonesia Wilayah Flores, Tiburtius Hani, Selasa (18/7/107) mengatakan Burung Indonesia sebenarnya bukan hanya bergerak di bidang konservasi.

Namun juga bergerak di bidang lain seperti pemasaran sejumlah hasil pertanian masyarakat dan makanan lokal.

Pada HUT ke 15 ini, Burung Indonesia meresmikan outlet khusus untuk produk makanan hasil olahan masyarakat binaan Burung Indonesia wilayah Flores.

“Bagi masyarakat Labuan Bajo yang membutuhkan madu, kopi asli, beras merah dan jahe dapat dibeli di Outlet Amandava di Wae Mata,” katanya.

Sengaja memilih nama Amandava karena kata itu merupakan nama jenis burung pipit yang paling tidak suka oleh para petani.

Karena burung  jenis itu sering memakan Padi. Dengan outlet di beri nama Amandava mau mengajak masyarakat untuk lebih mencintai burung.

Untuk harga produk yang dijual di Outlet Amandava mulai dari Rp 15 Ribu hingga Rp 100.000,-.

Harga tersebut sangat terjangkau bagi masyarakat Labuan Bajo.

Apalagi, madu dan kopi serta produk lainnya merupakan bahan asli milik masyarakat Mabar sendiri.

Wakil DPRD Mabar, Abdul Ganir yang hadir pada kesempatan itu meminta Burung Indonesia untuk tetap fokus pada konservasi burung melalui kegiatan pelestarian alam serta pemberdayaan masrayakat.

Menurutnya, kehadiran Burung Indonesia di Mabar sangat membantu untuk pelestarian burung di wilayah Kecamatan Mbeliling  dan sekitarnya. (Gerasimos Satria/AA/VoN)

Manggarai Barat
Previous ArticleMarsel Ahang Lapor Dugaan Mafia Proyek ke Kejaksaan Manggarai
Next Article Film ‘Labuan Hati’ Segera Tayang di Labuan Bajo

Related Posts

Kebakaran Hanguskan Kantor UPTD BKKBN Boleng, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting Listrik

17 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.