Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Ekbis»PT Sygenta Beri Pelatihan 100 Petani di Boleng
Ekbis

PT Sygenta Beri Pelatihan 100 Petani di Boleng

By Redaksi19 Juli 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Sejumlah Petani di Boleng
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT-PT Sygenta, perusahaan internasional yang bergerak di sektor pertanian memberikan pelatihan pertanian selama dua hari, 19-Kamis 20 Juli 2017 ke pada ratusan petani di Wangkung, Desa Pota Wangka, Kecamatan Boleng, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar).

Pelatihan dimaksudkan untuk mendidik petani agar mampu mengelola lahan secara efektif dan efisien.

Head of Corporate Affairs Sygenta Indonesia, Midzon Johannis mengatakan, pelatihan tersebut bertujuan membantu  petani, sehingga produktivitas komoditas pertanian meningkat.

“Pertanian di NTT tidak berkembang karena belum tersentuh metode keilmuan. Kegiatan pertanian masih tradisional. Itu yang kita ingin bantu,” ungkap pria asal Kupang, NTT itu di Labuan Bajo, Rabu (18/7/2017).

Inisiator kegiatan, Marsel Sabini menambahkan, kegiatan di Wangkung merupakan “pintu masuk” bagi  Sygenta untuk melirik pertanian di NTT.

Pasalnya, selama ini perusahaan tersebut masih fokus membantu petani NTB, Sulawesi dan Jawa serta beberapa daerah lainnnya.

Efeknya, NTB menjadi salah satu produsen jagung nasional.

Dirinya berharap NTT  bisa menjadi seperti NTB ke depannya. Kalaupun bukan untuk komoditas jagung  mungkin untuk komoditas lainnya.

Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama PT Sygenta dengan Paroki Wangkung.

Pastor Paroki Wangkung, Laurens Teon mengatakan, kegiatan ini merupakan gerakan moral.

Masuknya Sygenta ke  Wangkung membuat rencananya untuk mendorong egroekonomi di Wangkung  semakin terbuka.

“Petani terbantukan oleh pelatihan ini,  apalagi ini ilmu gratis  yang tak  mudah diperoleh,”ungkap pastor  yang telah  banyak membantu  mendorong pertanian beberapa paroki.

Sygenta merupakan perusahaan global asal Swiss  yang mengkhususkan diri dalam pemasaran benih dan pestisida dan penelitian dalam bidang bioteknologi dan genomika.

Sygenta telah beroperasi di 90 negara  termasuk Indonesia. Untuk  kegiatan di Wangkung, Sygenta melibatkan sepuluh ahli pertaniannya.

Perusahaan  ini akan memberi pelatihan untuk beberapa jenis komoditas seperti jagung, beras, kakao, sayur-mayur  serta beberapa jenis komoditas lainnya. Kegiatan ini akan berlangsung pada 20-21 Juli.

Selain petani di Wangkung, beberapa desa di kecamatan Boleng juga diundang termasuk camat Boleng, Bona Abunawan.

Adapun Boleng merupakan salah satu daerah penghasil beras di Manggarai Barat.

Namun, dalam beberapa tahun terakhir produktivitas pertaniannya tidak meningkat karena beragam faktor, apalagi baru-baru ini dilanda bencana banjir yang merendam puluhan hektar (ha) lahan sawah.

Pelatihan ini diharapkan membantu memulihkan semangat para petani. (Gerasimos Satria/AA/VoN)

 

Manggarai Barat
Previous ArticleTahun 2016, Investasi Modal Asing di Sikka Lebih Tinggi dari Modal Dalam Negeri
Next Article Tak Punya Anggaran, Atlet Kempo Mabar Terlantar di Bali

Related Posts

Kebakaran Hanguskan Kantor UPTD BKKBN Boleng, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting Listrik

17 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.