Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Tak Punya Anggaran, Atlet Kempo Mabar Terlantar di Bali
HEADLINE

Tak Punya Anggaran, Atlet Kempo Mabar Terlantar di Bali

By Redaksi19 Juli 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Para Atlet Kempo menunggu Bus di Bali untuk kembali ke Labuan Bajo
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT- setelah mengikuti Kejuaraan Nasional Antar Kota (Kejurnaskot) di Tanggerang Provinsi Banten 13 Juli hingga 15 Juli 2017 lalu, tujuh atlet Shorinji Kempo Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) tertahan di Bali Denpasar.

Mereka tertahan di Bali lantaran sudah tidak memiliki anggaran untuk membeli tiket pesawat melanjutkan perjalanan menuju Labuan Bajo.

Tujuh atlet Kempo Mabar itu berhasil meraih tiga medali dalam kejuaraan Nasional yang diikuti oleh 50 Kabupaten/Kota se-Indonesia itu.

Pelatih Kempo Mabar, Nani Suwardi kepada VoxNtt. com, Rabu (20/7/2017) mengatakan sebelum para atlet tertahan di Bali-Denpasar, para atlet tertahan di Jakarta.

Baca: Sebanyak 7 Atlet Kempo Mabar Ikut Kejurnaskot di Serang

Itu karena tidak memiliki anggaran selama di Jakarta, terpaksa para atlet menginap di Pusat Pendidikan dan Pelatihan  (Pusdiklat) selama dua hari lamanya.

Para atlet meninggalkan Jakarta menuju Bali pada Rabu, 20 Juli 2017 setelah keluarga dari Labuan Bajo mengirimkan uang untuk biaya tiket pulang.

Baca: Siska Raih Medali Emas Pertama untuk Mabar di Kejurnaskot Tangerang

“Jumlah uang yang dikirim dari Labuan Bajo hanya pas untuk  beli tiket sampai di Bali,” tutur Nani Suwardi.

Direncanakan para atlet akan mengunakan bus angkutan umum menuju Labuan Bajo melalui Bima, NTB dengan pelayaran Very.

“Kita terpaksa menggunakan bus dan naik Very  kemmbali Labuan Bajo, ” kata Nani Suwardi. (Gerasimos Satria/AA/VoN)

Manggarai Barat
Previous ArticlePT Sygenta Beri Pelatihan 100 Petani di Boleng
Next Article HOG dan SU Menyumbang, TdF Membebani

Related Posts

Kebakaran Hanguskan Kantor UPTD BKKBN Boleng, Polisi Selidiki Dugaan Korsleting Listrik

17 Juli 2026

Dua Wisatawan Asal China Tewas Tenggelam saat Snorkeling di Perairan Pulau Kelor

15 Juli 2026

Pengda INI dan IPPAT Manggarai Barat Sosialisasikan Hukum Pertanahan di Desa Batu Cermin

9 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.