Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NASIONAL»Diisukan Ingin Melengser Susi Pujiastuti, Ini Jawaban Cak Imin
NASIONAL

Diisukan Ingin Melengser Susi Pujiastuti, Ini Jawaban Cak Imin

By Redaksi23 Juli 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar (Foto:Ist)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Vox NTT-Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB) Muhaimin Iskandar mengklarifikasi tudingan bahwa partainya ingin melengserkan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiatuti dari posisinya.

Ia mengaku partainya selaku pendukung pemerintah memang kerap mengkritik kebijakan pemerintah, khususnya di bidang perikanan. Namun ia mengatakan hal itu tak bermaksud merongrong pemerintah, apalagi melengserkan Susi.

“Soal nelayan kami memang mengkritik. Karena soal kebijakan belum sepenuhnya bisa mengatasai penderitaan para nelayan. Memang suara kami ini kadang-kadang disalahpahami seolah ingin mengganti Bu Susi. Tidak,” ujar Cak Imin, sapannya, dalam sambutannya di Harlah Ke-19 PKB di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (22/7/2017), Seperti dilansir Kompas, Minggu (23/7/2017)

Ia menegaskan, kritik yang disampaikan PKB kepada pemerintah merupakan upaya perbaikan untuk masa mendatang.

Cak Imin pun mencontohkan hubungan salah seorang pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Wahab Hasbullah dengan Presiden Soekarno. Keduanya merupakan sahabat, namun terkadang saling mengkritik untuk memberi masukan.

“Seperti Mbah Wahab dan Bung Karno. Kadang boleh kita bersama, kadang boleh kita saling mengkritik,” lanjut Cak Imin (Kompas/VoN)

Previous ArticleKapolres Ende Ingatkan Pemain dan Suporter ETMC Jaga Keamanan
Next Article Ande Agas : Jika Hanura Dukung ASET, Esok Langsung Deklarasi

Related Posts

Perkuat Kedamaian dalam Bingkai Toleransi, Benny Harman Buka Puasa Bersama Umat Muslim di Labuan Bajo

27 Februari 2026

GMNI Kritik Presiden Prabowo, Akses Ekspor Nelayan Dinilai Tak Signifikan Tanpa Perbaikan Kepemilikan Kapal

17 Februari 2026

Benny Harman: Jurnalis Berperan Jaga Hukum dan Pluralisme di Labuan Bajo

10 Februari 2026
Terkini

Pengkab Taekwondo Sumba Barat Daya Dukung Ridwan Angsar Jadi Ketua Pengprov TI NTT

6 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Golkar NTT Umumkan Pengurus Baru 2025–2030, Targetkan Musda Kabupaten Rampung April

6 Maret 2026

Cerdas Digital Saja Tidak Cukup: Haruskah Psikologi Jadi Pelajaran Wajib di Sekolah?

6 Maret 2026

Rumah Harapan untuk Regina Uner di Cibal Barat Rampung 100 Persen

6 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.