Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Ini Pengakuan Mahasiswa Korban Kapal Tenggelam di Kawasan TNK
NTT NEWS

Ini Pengakuan Mahasiswa Korban Kapal Tenggelam di Kawasan TNK

By Redaksi31 Juli 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Penumpang Kapal Tenggelam, saat Dievakuasi Tim Sar Labuan Bajo (Foto: Satria)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT-Penyebab tenggelamnya kapal wisata di seputar Pulau Padar, kawasan Taman Nasional Komodo (TNK), Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Minggu (30/7/2017) kemarin,  masih belum pasti.

Namun, kapal bernama KM Versace Jaya yang mengangkut belasan mahasiswa  itu dipastikan kehilangan kendali saat melewati pusaran air di area perairan Pulau Padar.

Salah seorang korban, mahasiswa Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta, Es Stefan kepada wartawan di Kantor Bupati Mabar, Senin (31/7/2017) menuturkan, saat kejadian ia bersama beberapa temannya duduk di kabin lantai Dua.

Posisi mereka berada tidak jauh dari kemudi kapal.

“Pada saat itu, kapal kami mau keluar dari Batu Tiga. Memang saat melewati selat itu, arusnya kencang seperti aliran sungai. Terus pas di depan kami itu ada pusaran air berjumlah tiga. Kaptennya waktu itu juga kalau dilihat dia tidak terlalu konsen memegang kemudi karena dia lagi memarahi ABK, “tuturnya.

Stefan menambahkan, pada saat Kapal yang ditumpanginya mau melewati arus itu, Kapten tidak terlalu fokus ke depan kapal, karena sedang memarahi ABK

“Dia (Kapten) tidak terlalu fokus melihat kondisi di depan. Jadi pas kapten melihat ke depan, kapal itu sudah kena pusaran air. Setelah itu kapal terangkat lalu oleng,” beber Stefan saat jumpa pers di Kantor Bupati.

Wakil Kepolisian Resort (Wakapolres) Mabar,  Kompol E Jacky T Umbu Kaledi mengatakan Polisi akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk melihat adanya tindakan pidana terkait peristiwa tersebut.

Dia menuturkan, Polres Mabar akan bekerja sama dengan Direktorat Polair, Polda NTT untuk melakukan pendalaman atas peristiwa tersebut.

“Pendalaman yang dilakukan terkait klasifikasi yang harus dipenuhi oleh kapal-kapal. Sehingga nanti dalam proses ini kita melihat bagaimana akhirnya. Apakah memang karena kondisi kapalnya, atau karena faktor alam,” terang Jacky.

Seperti diketahui sebelumnya, KM. Vercase Jaya yang tenggelam itu sedang memuat 25 orang dengan  rincian 19 penumpang yang merupakan Mahasiswa yang sedang melaksanakan Kulia Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Duta Wacana Yogyakarta, Satu Nahkoda dan Lima orang lainnya merupakan ABK.

Tim SAR dengan dibantu sejumlah kapal wisata lainnya berhasil menyelamatkan seluruh penumpang untuk kemudian dievakuasi ke Labuan Bajo. (Gerasimos Satria/VoN)

 

Manggarai Barat
Previous ArticleDilapor Gelapkan Mobil, Novianto Akan Melapor Balik Daniel
Next Article Nasib Persena Nagekeo di “Ujung Tanduk”

Related Posts

Kapolda NTT Tinjau Rusun Polres Manggarai Barat yang Rusak akibat Gempa

28 Agustus 2026

BSI KCP Labuan Bajo Gandeng TNI AL Serahkan Bantuan ke Kecamatan Macang Pacar

26 Agustus 2026

PT GAG Nikel Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Manggarai Barat

23 Agustus 2026
Terkini

Kekerasan Seksual Anak di Sumba Timur: Rumah Tak Lagi Aman

2 September 2026

Gunung Anak Ranaka Naik ke Level Waspada, Warga Diminta Menjauh Satu Kilometer

2 September 2026

Aktivitas Gunung Api Anak Ranaka Meningkat, PVMBG Naikkan Status ke Level Waspada

2 September 2026

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.