Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Yayasan Kelola Siapkan Hibah Bagi Seniman NTT
NTT NEWS

Yayasan Kelola Siapkan Hibah Bagi Seniman NTT

By Redaksi7 Agustus 20173 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Para pegiat seni budaya di Maumere berposes bersama Gita Hastarika dari Yayasan Kelola
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, Vox NTT- Yayasan Kelola menyiapkan Hibah Seni bagi seniman NTT.

Hibah Seni tersebut dimaksudkan agar mendorong seni dan seniman di NTT dalam mewujudkan perdamaian.

Dengan Hibah Seni dalam bentuk mini grant sebesar Rp 30 juta ini seniman dapat berkarya atau membuat yang bukan hanya mengangkat isu perdamaian melainkan juga mampu menciptakan perdamaian.

“Tujuannya mendorong seniman memiliki kontribusi yang lebih nyata di dalam transformasi sosial khususnya terkait perdamaian,” ungkap Gita Hastarika dari Yasayan Kelola kepada VoxNtt.com usai sosialisai program Hibah Seni di Ruang Pertemuan Bea Cukai Maumere, Minggu (6/8/2017).

Dalam sosialisasinya Gita berpendapat seniman dan komunitas seni memiliki pemahaman tentang perdamaian, keterampilan dan jejaring yang lebih baik untuk mengangkat masalah perdamaian melalui karya mereka.

Oleh karenanya seniman dan komunitas seni akan lebih aktif dalam mewujudkan perdamaian. Dalam program Hibah Seni ini seniman berperan sebagai fasilitator.

“Seniman bisa bekerja sendiri atau dengan komunitas seni, seniman juga bisa bekerja dengan masyarakat dan seniman bisa juga bekerja dengan mereka yang bukan pekerja seni seperti aktifis atau kelompok lainnya,” terang Gita.

Isu perdamaian penting disuarakan saat ini mengingat situasi Indonesia syarat dengan konflik.

Akan tetapi, perdamaian tidak hanya berkaitan dengan kekerasan fisik yang terjadi di komunitas atau masyarakat melainkan juga berkaitan dengan ketimpangan sosial ekonomi yang terus dalam masyarakat kita.

Sosialisasi Hibah Seni Yasayan Kelola di Maumere ini difasilitasi oleh Komunitas Sastra Kahe dan Komunitas Shoes For Flores.

Tiga puluhan peserta yang menghadiri sosialisasi merupakan pekerja seni, pegiat sanggar budaya lokal, guru seni dan juga penikmat karya seni.

Salah satu seniman lokal, Nyong Franco sangat berterima kasih atas kepedulian Yayasan Kelola dan Kedutaan Besar Denmark kepada para pekerja seni.

Menurutnya, seniman atau pun bekerja seni di Maumere selama ini berkarya untuk mendukung terwujudnya perdamaian.

Sejak tahun 1999 Yayasan Kelola telah bekerja pada bidang seni non profit melalui pendanaan, pembelajaran dan informasi.

Program Hibah Seni ini telah berlangsung selama 2 tahun sejak 2016.

Hibah Seni Yayasan Kelola ini didukung oleh Keduataan Besar Denmark untuk Indonesia.

Sebelumnya Yayasan Kelola juga pernah mendanai aktivitas seniman lokal di NTT pada pertengahan tahun 2000-an khusus pada isu seni tradisi.

Kelompok seniman dan budaya lokal yang perah mendapatkan hibah dari Yayasan Kelola diantaranya Sanggar Benza Ema dari Maumere.

Untuk tahun 2018 NTT mendapatkan jatah dua hibah untuk seniman atau kelompok seni. Selain seniman di NTT Yayasan Kelola juga bekerja sama dengan seniman atau kelompok seni di Maluku, Sulawesi Selatan dan NTB.

Secara keseluruhan terdapat 10 hibah yang akan diberikan oleh Yayasan Kelola. Batas akhir pengajuan proposal adalah akhir September.

Selanjutnya proposal tersebut akan dinilai oleh 7 orang juri.  (Are De Peskim/AA/VoN)

Sikka
Previous ArticleProdi Farmasi Stikes CHMK Gelar Abdimas di Desa Oematnunu
Next Article Marianus Poa, Anggota DPRD PAW Nagekeo Resmi Dilantik

Related Posts

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026

Pemprov NTT Harus Lobi Pemerintah Pusat soal Nasib 9.000 PPPK

5 Maret 2026
Terkini

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026

Imigrasi Labuan Bajo Gelar Sosialisasi Bersama Desa Binaan di Kabupaten Manggarai, Cegah TPPO dan TPPM

7 Maret 2026

Demokrat Kritik Bawaslu NTT Soal Pelanggaran Pemilu 2024

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.