Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Ini Kata Kapolres Ende Terkait Kericuhan Final ETMC 2017
NTT NEWS

Ini Kata Kapolres Ende Terkait Kericuhan Final ETMC 2017

By Redaksi10 Agustus 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Suasana Kericuhan Final ETMC 2017 (Foto : Ian Bala)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ende, Vox NTT-Final ETMC 2017 antara Perse Ende melawan PSN Ngada di Stadion Marilonga Ende, Rabu (9/8/2017) berakhir ricuh. Pertandingan akhirnya diberhentikan pada menit ke 59′.

Kapolres Ende, AKBP Ardiyan Mustaqim mengatakan, kericuhan terjadi setelah masing-masing suporter melakukan aksi lempar botol ke dalam lapangan saat pertandingan berlangsung.

Situasi kembali tidak kondusif setelah hujan batu dari luar Stadion yang dilakukan orang tak dikenal.

“Awalnya kondusif, tapi setelah itu ada lemparan dari luar. Kami tidak menemukan oknum-oknum itu karena gelap. Ya, kita sesalkan yang di luar,” kata Kapolres kepada Vox NTT di ruang kerjanya, Kamis (10/8/2017) pagi.

Beliau mengaku tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Hanya beberapa orang termasuk satu polwan terluka.

Insiden ini membuat penonton berhamburan masuk ke lapangan. Hujan batu pun terus melayang di udara.

Dia menambahkan, kepadatan penonton yang merambat hingga ke lapangan sangat mengganggu proses pertandingan.

Membeludaknya penonton karena penjualan tiket berlebihan dari kapasitas stadion. Sehingga, penonton menjorok masuk ke area lapangan.

“Ini karena juga karcis berlebihan. Kalau sesuai dengan kapasitas pasti gak terjadi seperti ini,”ujarnya.

Namun, dia juga mengapresiasi kepada kepada kedua suporter yakni Ende Mania dan PSN Mania yang tidak terprovokasi dengan aksi oknum tak dikenal.

“Saya supportlah untuk suporter Perse Mania dan PSN Mania. Saya apresiasi karena mereka tenang,”katanya sambil berharap tidak terulang lagi pada turnamen berikutnya.

Saat pertandingan dihentikan, Perse Ende telah unggul 1-0. Gol Laskar Kelimutu ini dicetak oleh Adi Aba melalui tendangan penalti.***(Ian Bala/VoN)

 

 

 

Ende
Previous ArticleKomunitas NgoPi Malang Gelar “Tour Akademik” di Desa Pangga Mabar
Next Article Demokrat Inginkan Pemimpin TTS Yang Punya Kapabilitas dan Integritas

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.