Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Begini Cara Polres Mabar Meriahkan HUT RI ke-72
HEADLINE

Begini Cara Polres Mabar Meriahkan HUT RI ke-72

By Redaksi12 Agustus 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Personil Polres Mabar bersama Ibu Bhayangkari mengibar bendera di Puncak Bukit Wae Cicu, Labuan Bajo
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT-Berbagai cara dilakukan dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-72.

Di Labuan Bajo, Kepolisian Resort Manggarai Barat (Polres Mabar) menggelar pengibaran Bendera Merah Putih di puncak bukit Wae Cicu, Kecamatan Komodo, Jumat (11/8/2017) kemarin.

Pengibaran bendera itu dilakukan oleh seluruh personil Polres Mabar bersama Ibu Bhayangkari Cabang Mabar.

Uniknya, kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Mabar AKBP Supiyanto itu, seluruh Ibu Bhayangkari mengenakan kain songke atau kain adat Manggarai serta para para personil polisi memegang masing-masing bendera Merah Putih.

Ibu Bhayangkari mampu mendaki bukit terjal hanya untuk mengibarkan bendera Merah Putih di atas bukit. Hal ini sebagai bentuk cinta akan bangsa dan tanah air Indonesia.

Kapolres Mabar, AKBP Supiyanto mengatakan kegiatan pengibaran bendera ini dilakukan secara serempak di seluruh wilayah hukum Polda Nusa Tenggara Timur (NTT).

Untuk Polres Mabar sengaja dilaksanakan di Puncak bukit Wae Cicu. Sebab, selain sebagai bentuk cinta tanah air juga dilakukan untuk mempromosikan keindahan alam Indonesia lebih khusus keindahan Labuan Bajo.

Kabag Sumda Polres Mabar, Kompol Lukas L Malana mengatakan jalan menuju puncak Bukit Wae Cicu itu terjal dan bebatuan dengan kemiringan mencapai 45 derajat.

“Meski demikian, tidak menghalangi semangat dari Peronil Polres Mabar dan Ibu-Ibu Bhayangkari untuk mencapai puncak, demi rasa cintanya kepada NKRI,” ujarnya. (Gerasimos Satria/AA/VoN)

 

Manggarai Barat
Previous ArticleOknum Kades Subun Bestobe TTU Diduga Gelapkan Material Proyek
Next Article Visitator Apostolik Diminta Obyektif Tangani Masalah Uskup Ruteng

Related Posts

Soroti Kasus Dokter Icha, Tenaga Ahli Menteri HAM Desak Pemeriksaan Anggota DPRD TTU

27 Juni 2026

Banggar DPRD NTT Dorong Digitalisasi PAD dan Perkuat Pengawasan Fiskal

27 Juni 2026

Tiga Tahun Tak Kunjung Diperbaiki, Jembatan Pomakeke Masih Jadi Langganan Pencitraan Politik

26 Juni 2026
Terkini

Wali Kota Kupang: Tak Boleh Ada Intimidasi terhadap Tenaga Kesehatan

29 Juni 2026

Gubernur NTT Minta Aparat Penegak Hukum Profesional Usut Kematian Dokter Icha

29 Juni 2026

PT SJA Sosialisasikan Rencana Tambang Mangan di Reok, Warga Kampung Jengkalang Nyatakan Dukungan

29 Juni 2026

Usut Dugaan Intimidasi Dokter Icha, Polres TTU Diminta Bergerak Cepat dan Transparan

28 Juni 2026

Pemuda Katolik NTT Dukung Investigasi Kematian Dokter Icha, Desak BK DPRD TTU Gelar Sidang Etik

28 Juni 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.