Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Pemkab Matim Lepaskan Lima Jemaah Calon Haji
NTT NEWS

Pemkab Matim Lepaskan Lima Jemaah Calon Haji

By Redaksi14 Agustus 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Wabup Matim, Agas Andreas pose bersama peserta jemaah haji (Foto: Nansianus Taris/VoN)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT– Tahun 2017 ini, Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur (Pemkab Matim) melepaskan 5 jemaah calon haji ke tanah suci Mekah Arab Saudi.

Acara pelepasan berlangsung di Aula kantor Bupati Matim, Senin (14/08/2017).

Kelima calon haji tersebut, yakni empat orang dari Sambi Rampas dan satu orang dari Lamba Leda.

Wakil Bupati Matim, Agas Andreas dalam upacara pelepasan itu mengataka Ibadah Haji merupakan rukun islam ke lima yang wajib dilaksanakan oleh setiap umat yang mampu menunaikannya.

Kata Wabup Ande, penyelenggaraan ibadah haji telah diatur dalam Undang-undang Republik Indonesia No 13 tahun 2008 tentang penyelanggaraan ibadah haji.

Dalam Undang-undang itu diatur tugas dan kewajiban pemerintah adalah melakukan pembinaan, pelayanan, dan perlindungan.

Pemerintah wajib menyediakan layanan administrasi, bimbingan ibadah haji, akomodasi, transportasi, pelayanan kesehatan , keamanan dan hal lain yang diperlukan oleh jemaah calon haji.

Pada prinsipnya kata dia Pemkab Matim turut berbahagia sekaligus mendukung kepergian calon jemaah haji untuk menunaikannya di tanah suci.

Wabup Ande juga berharap kepada peserta jemaah haji agar menjaga kondisi fisik maupun mental.

“Jaga kekompakkan dan kebersamaan selama dalam perjalanan baik saat pergi maupun pada saat kembali ke daerha asal masiing-masing,” kata Ande Agas.

Ande menyarankan kepada lima calon haji tersebut agar hendaknya mengikuti semua prosedur dan aturan-aturan perjalanan yang telah ditentukan oleh panitia penyelanggara ibadah haji.

Ada pun peserta jemaah haji asal Matim tahun 2017 antara lain; Siti Mariam, Siti Maemuna Dg. Siama, Siti Sa’yan, Syafruddin dan Abdurahim Dg. Palena. Keempatnya berasal dari Kecamatan Sambi Rampas. Satu nama lagi yakni Mursia asal Kecamatan Lamba Leda. (Nansianus Taris/AA/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleJalur Kembur-Lewe Bagai Kubangan Kerbau
Next Article Hendak Jenguk Anak, Suami Istri di Labuan Bajo Tewas

Related Posts

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026

PDI Perjuangan Tak Hanya Salurkan Logistik, Perhatian Kesehatan Korban Bencana Jadi Prioritas

19 Agustus 2026
Terkini

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026

SBD Peduli Flores: Merawat Persaudaraan di Tengah Duka

1 September 2026

Membangun Ekosistem Sepak Bola Indonesia: Dari Pembinaan Usia Dini menuju Prestasi Dunia

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.