Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Diduga Mabuk, Oknum PNS di Matim Berbuat Ulah Saat Pawai Pembangunan
HEADLINE

Diduga Mabuk, Oknum PNS di Matim Berbuat Ulah Saat Pawai Pembangunan

By Redaksi20 Agustus 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Erik Saka saat di lokasi Dermaga Borong (Foto: Aven Peding)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Borong, Vox NTT-Oknum PNS bernama Erik Saka yang bekerja di Dinas Pertanian Manggarai Timur (Matim) melakukan aksi ugal-ugalan pada kegiatan pawai pembangunan di Dermaga Pantai Borong, Sabtu (19/8/2017).

Erik Saka melakukan aksi ugal-ugalan pada salah satu acara dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-72 tersebut diduga karena mabuk.

Hal itu disampaikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Matim, Adven Peding usai kegiatan pawai pembangunan di Dermaga Borong.

Dia mengatakan di dermaga Borong Erik Saka melakukan aksi ugal-ugalan di tengah keramaian masa.

Traktor yang dikemudi Erik, bergerak maju mundur dan melompat dengan ketinggian sekitar satu meter.

Akibat aksi konyol pelaku, ribuan massa yang menonton kegiatan pawai pembangunan resah.

“Saya bayangkan ini kalau gencet orang, pasti langsung mati,” kata Aven.

Sebagai wakil rakyat, Aven mengaku sungguh menyayangkan  perilaku konyol Erik Saka. Apalagi dia seorang PNS.

“Mengapa orang membawa alat berat di saat pameran pembangunan. Saya herana, ini pameran pembangunan atau pameran teror?,” tanya politisi partai Nasdem itu.

Dikatakan, aksi lompat  Erik Saka di tengah keramaian massa sebanyak dua hingga tiga kali.

“Waktu itu, saya tegur Erik Saka waktu di pantai. Dan saya pastikan dia mabuk. Kalau dia membantah, kita akan proses. Setelah ditegur mereka tidak terima. Mereka mau melawan. Banyak orang mau pukul dia. Mereka ada 3 orang di atas traktor. Saya langsung foto dia. Kita mau tahu juga sampai di mana kehebatannya,” ujar Aven.

Atas aksi senonoh Erik Saka tersebut, Aven mendesak Bupati Matim Yoseph Tote segera mencopotnya dari  PNS.

“Saya minta pemerintah termasuk pa bupati untuk segera memanggil dan menindaktegas yang bersangkutan. Untuk diproses kalau perlu dipecat dari PNS karena tidak layak. Dia PNS kepala seksi,” kata anggota DPRD frakasi Nasdem itu.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan Erik Saka belum berhasil dikonfirmasi VoxNtt.com. (Nansianus Taris/AA/VoN)

Manggarai Timur
Previous ArticleGiza, Anak Buruh Pelabuhan Raih UN Tertinggi Tingkat Kabupaten Nagekeo
Next Article Polres Manggarai Didesak Tuntaskan Kasus Rastra Desa Waling

Related Posts

Kompak Indonesia Desak KPK Audit Dugaan Korupsi Proyek RSUD Borong Rp19,4 Miliar

19 Juli 2026

Dugaan Pungli Pengambilan SKL dan Ijazah di SMPN Satap Munde Matim, Warga Desak Dinas Tindak Tegas

18 Juli 2026

Demokrat Manggarai Timur Tanam 250 Pohon dan Bersihkan Pantai Borong

17 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.