Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»HEADLINE»Kepala PLTD Soe Ditemukan Tewas di Kolam Limbah TPA Nonohonis
HEADLINE

Kepala PLTD Soe Ditemukan Tewas di Kolam Limbah TPA Nonohonis

By Redaksi25 Agustus 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Jenasah I Wayan Supardi saat mengapung di Kolam TPA Nonohonis. (Foto: Paul)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Soe, Vox NTT-Kolam limbah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Nonohonis di Noenbila, Kecamatan Mollo Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) menjadi tempat bagi I Wayan Supardi menghembuskan napas terakhirnya.

I Wayan merupakan Kepala Cabang Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Soe. Ia ditemukan tak bernyawa, Jumat (25/8/2017), sekitar pukul 14.00 Wita.

Menurut salah seorang bawahaannya, Jefri Romu,  yang pertama kali menemukan mayat I Wayan. Korban dalam keadaan tengah terapung di atas kolam limbah.

Usai menemukan jasat atasannya itu, Jefri langsung melaporkan ke pos penjagaan Polres TTS untuk kemudian dievakuasi ke RSUD Soe guna melakukan visum et repertum

Sebelumnya, karyawan PLTD mencari keberadaan I Wayan karena dirinya (korban) tidak pulang ke rumahnya sejak Kamis (24/8/2017) sehingga hari ini, Jumat (25/8/2017) korban tidak masuk kantor.

Hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi baik dari dr. Astryna Saragi yang bertugas melakukan visum, maupun aparat kepolisian setempat tentang penyebab kematian Wayan.

Namun selentingan kabar di RSUD Soe, korban diduga meninggal karena tidak bisa menyelamatkan diri ketika hendak mengambil burung, hasil tembakannya yang jatuh di dalam kolam limbah, dengan kedalaman kurang lebih 5 meter.

I Wayan diketahui menghilang sejak Kamis (24/8/2017). Kuat dugaan I Wayan keluar dari rumah untuk menembak burung. Di lingkungan teman kerjanya, Wayan diketahui mempunyai hoby menembak burung.

Dugaan ini sejalan dengan beberapa barang yang ditemukan di TKP berupa satu buah senapan angin, sepasang sepatu dan baju milik korban. Saat ini korban sedang berada dikamar jenasah RSUD Soe untuk proses selanjutnya.(Paul/VoN)

 

TTS
Previous ArticleInstalatir Belum Pasang Meteran Listrik, Warga Lidang Mengeluh dengan DPRD NTT
Next Article Di Jalan Ruteng-Reo, Truk Ekspedisi Jatuh ke Got

Related Posts

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Nama Wakil Ketua DPRD NTT Dicatut dalam Dugaan Penipuan Lowongan Kerja, Ratusan Orang Mengaku Jadi Korban

6 Maret 2026

Gubernur NTT Buka Diskusi Nasib 9.000 PPPK di Ruang Publik

5 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.