Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»KPK Harus Ungkap Aktor Utama Dugaan Korupsi Proyek Lando-Noa
Regional NTT

KPK Harus Ungkap Aktor Utama Dugaan Korupsi Proyek Lando-Noa

By Redaksi28 Agustus 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Petrus Selestinus (Foto: ist)
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Labuan Bajo, Vox NTT-Masyarakat Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) menaruh harapan besar kepada KPK agar aktor utama di balik dugaan korupsi proyek jalan Lando-Noa  senilai Rp 4 Miliar dapat terungkap.

Hal itu disampaikan koordinator TPDI, Petrus Salestinus kepada VoxNtt. com, Senin (28/08/2017).

Dia mengatakan dugaan korupsi proyek tahun 2014 yang merugikan negara sebesar Rp 900 juta lebih itu sedang dalam supervisi KPK baik dalam proses penyidikan maupun penuntutan.

Menurut Petrus, keseriusan KPK mengungkap kasus ini dapat mengubah paradigma dan mental penegak hukum di NTT yang selama ini diduga keras menerapkan pola tebang pilih yakni penyidikan dan penuntutan yang melindungi aktor utama pelaku korupsi.

“Pola tebang pilih selalu jadi pilihan favorit penegak hukum di NTT dalam mengungkap kejahatan korupsi di kalangan pejabat nomor 1 (satu) seperti Gubernur dan Bupati/Walikota di NTT, ” ungkap Salestinus.

Dia juga berharap agar ketiga terdakwa masing-masing Agus Tama, Jimi Ketua dan Vincent harus memiliki keberanian untuk membuka peran pihak lain secara jujur dan terbuka, terutama apa peran sesunguhnya dari Agustinus Ch. Dula, Mateus Hamsi, Ovan Adu dan Vinsen Novela dkk.

“Agenda Pemeriksaan Setempat (PS) oleh Majelis Hakim Tipikor Kupang pada Jumat 25 Agustus 2017 yang juga dipantau langsung oleh tim supervisi KPK, diharapkan dapat mengungkap secara obyektif tentang apakah kerusakan parah Jalan Lando-Noa disebabkan oleh bencana alam atau karena mutu pekerjaan yang rendah akibat penggunaan material yang tidak sesuai dengan spesifikasi, ” tambah Salestinus.

Menurutnya, PS oleh Majelis Hakim Tipikor Kupang di Lando-Noa kemarin, diharapkan mampu mengungkap peran-peran nekad para aktor intelektual dalam kasus ini.

Sebelumnya, Kejari Kabupaten Mabar, Subekhan, mengaku tersangka baru dugaan korupsi Lando-Noa tergantung keterangan tiga terdakwa pada sidang-sidang selanjutnya di Pengadilan Tipikor Kupang. (Gerasimos Satria/VoN).

Manggarai Barat
Previous ArticleLitani Kehilangan
Next Article Nataia Cup IV, Terus Merawat Spirit Leluhur

Related Posts

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
Terkini

Pelantikan Sekda Ngada Tanpa Persetujuan Gubernur Dinilai Bermasalah

7 Maret 2026

Mari Minum dan Membasuh Diri dari Sumber Air Hidup Kekal

7 Maret 2026

51 Relawan Dapur SPPG Wolowae Ikuti Pelatihan Penjamahan Makanan, Cegah Keracunan MBG

7 Maret 2026

Pemda Manggarai Minta Penghuni Kosongkan Stan Penjual Tuak di Pasar Reo

7 Maret 2026

Satgas Pangan Sidak Pasar, Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil di Labuan Bajo Jelang Idul Fitri

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.