Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Regional NTT»Wakil Bupati Lembata Launching Gerakan “Aku Anak Sehat dan Cerdas”
Regional NTT

Wakil Bupati Lembata Launching Gerakan “Aku Anak Sehat dan Cerdas”

By Redaksi1 September 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Lewoleba, Vox NTT- Wakil Bupati Tomas Ola Langoday Melaunching Gerakan Aku Anak Sehat dan Cerdas bertepatan dengan perayaan satu Abad SDK St. Yusuf Waipukang – Ile Ape Lembata, Selasa (29/08/2017).

Dalam sambutannya Wakil Bupati Lembata memberikan apresiasi kepada tim yang telah memulai gerakan dan juga SDK St. Yusuf Waipukang sendiri. 

“Kami memberikan apresiasi yang tinggi kepada tim yang telah membantu kami dalam gerakan Zero Malaria dan juga literasi. Juga kepada SDK St. Yusuf Waipukang, inilah kado yang terindah bahwa kegiatan ini mulai dan berawal dari sekolah ini. Jadi jika berhasil maka orang akan melihat bahwa SDK Waipukang telah berbuat suatu hal yang besar. Sekali lagi proficiat selamat ulang Tahun yang ke 100 buat SDK Waipukang,” jelas Langoday.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi dari beberapa pihak demikian yang diungkapkan oleh Koordinator gerakan Vinsen Belawa Making, SKM, M.Kes. 

“Kegiatan ini merupakan kolaborasi dari Stikes CHMK,  PAMI, JMK3 dan juga Pemerintah Lembata dalam hal ini Dinas Kesehatan untuk melakukan Gerakan Aku Anak Sehat dan Cerdas mulai tanggal 24  sampai 30 Agustus 2017. Tim kerja yang terdiri dari 14 orang ini terbagi dalam 7 tim dan berhasil menjangkau 18 sekolah dasar yang tersebar di dua kecamatan yaitu kecamatan Ile Ape dan Ile Ape Timur dengan total yang dilatih sebanyak 400 anak. Satu SD kita butuh satu hari full untuk melatih mereka untuk menjadi agen kesehatan. Mereka akan membantu memberantas Malaria dan juga menegakan perilaku hidup bersih dan sehat. Gerakan ini akan kita evaluasi setiap bulannya lewat pengawasan bidan desa dan guru UKS. Selain itu kita juga memotivasi anak-anak ini untuk membaca. Ini adalah investasi untuk masa depan anak-anak ini. Sebab orang akan menjadi cerdas jika kesehatannya baik” jelas Making yang juga Wakil Ketua Stikes CHMK ini.

Yoan Niron ketua Jaringan Mahasiswa Kesehatan Kota Kupang (JMK3) menambahkan  kolaborasi ini sangat penting untuk mengatasi masalah kesehatan yang ada.

“Dengan mengusung tagline satu untuk sehat dan satu untuk Flobamorata kami terus berkolaborasi untuk mengatasi persoalan yang ada. Terima kasih kepada semua pihak terutama Dinas Kesehatan Kabupaten Lembata yang telah membuka kesempatan bagi kami untuk terlibat” ungkap Niron.

Maria Salah satu siswi SDK Waipukang yang ikut dalam gerakan ini mengaku senang sekali. 

“Saya senang sekali. Bisa kenal nyamuk dan bagaimana kasih bersih rumah. Kami juga diberi buku untuk kami baca. Saya senang sekali ikut kegiatan ini” aku Maria. (VM/VoN).

Previous ArticleBanyak Meteran Rusak, Ribuan Pelanggan PDAM Sikka Minum Air Tanpa Bayar
Next Article Ini Masalah yang Sedang Dihadapi Sekolah Dasar Katolik di Lembata

Related Posts

SMAN 3 Cibal Semarakkan Hari Pramuka ke-65 dengan Perkemahan dan Beragam Lomba

14 Agustus 2026

Jalan Tani di Compang Dalo Diblokade Brimob, Lahan Diklaim Aset Polri

14 Agustus 2026

DPRD Manggarai Tinjau TPA Ncolang, Minta Pemkab Siapkan Dana Taktis untuk Tangani Keluhan Sampah

13 Agustus 2026
Terkini

Ibu Hamil Meninggal Usai Jalani Operasi Caesar di RSUD Borong, Keluarga Soroti Penanganan Medis

1 September 2026

JPIC OFM Indonesia Bawa Misi “Tembus Pelosok” Salurkan Bantuan Pascagempa Flores

1 September 2026

SBD Peduli Flores: Merawat Persaudaraan di Tengah Duka

1 September 2026

Membangun Ekosistem Sepak Bola Indonesia: Dari Pembinaan Usia Dini menuju Prestasi Dunia

1 September 2026

Paulina Jau Meninggal Usai Gempa Susulan M 6,0 di Manggarai Timur

1 September 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.