Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»Seni dan Budaya»Konser Jalanan, Cara Orkestra Satu Sikka Edukasi Kaum Muda
Seni dan Budaya

Konser Jalanan, Cara Orkestra Satu Sikka Edukasi Kaum Muda

By Redaksi3 September 20172 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Penampilan Orkestra Satu Sikka di pinggir Jl. Jendral Soedirman, Waioti, Alok Timur, Kabupaten Sikka.
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Maumere, VoxNtt.Com- Kelompok musik kolaborasi etnik dan modern, Orksetra Satu Sikka punya cara sendiri mendekatkan budaya lokal kepada kawula muda di Kota Maumere. Mereka menggelar konser jalanan.

Konser pertama pada Sabtu (2/9/2017) digelar di depan Kantor Redaksi Ekora NTT di Jl. Jendral Soedirman, Waioti, Alok Timur, Kabupaten Sikka.

Leader Satu Sikka, Emil Abong sengaja memilih cara ini karena menurutnya Sikka memiliki kekayaan budaya yang selama ini menjadi daya tarik Sikka.

“Ini cara kami mendekatkan musik kepada masyarakat sekaligus mengingatkan kembali kaum muda dengan seni dan budaya lokal kita,” terang Emil Abong kepada VoxNtt.Com.

Group orchestra yang pernah tampil di Singapura, China dan  beberapa negara lainnya tersebut memainkan alat-alat musik tradisional mereka di pinggiran jalan.

Waning, gong, letor, klekor, juk, berpadu dengan gitar mengiringi sang vokalis menyanyikan lagu-lagu moderen berirama reggae.

Penampilan Satu Sikka tersebut mendapat perhatian dari para pengguna jalan. Banyak anak muda yang berkerumun menonton Emil, Varvin Velden, Januar, Andre Abong, Michonk Abong dan Roni beraksi.

Lebih jauh, Emil Abong menerangkan konser jalanan tersebut sengaja diadakan sebagai pra kondisi sebelum penampilan mereka di beberapa lokasi di Jakarta pada September dan Oktober mendatang.

Menurut rencana, Orkeestra Satu Sikka akan tampil sepangung bersama Ivan Nestorman dan Gilang Ramadhan di Bentara Budaya Jakarta dan beberapa lokasi sepanjang 28 September-5 Oktober 2017.

“Kami mendapat undangan dari Kemendagri dan Kemenpar serta Kedutaan Besar negara-negara Amerika Latin,” terang Emil.

Meskipun demikian, ketika ditanya terkait dukungan Pemkab Sikka untuk keberangkatan mereka kali ini, Emil mengaku tidak mendapatkan dukungan dari Dinas Pariwisata padahal pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Sikka.

Akan tetapi, hal itu tidak menyurutkan semangat Emil dan kawan-kawan. Minggu depan mereka akan kembali menggelar konser jalanan di lokasi lain di Kota Maumere.

Sementara itu, Cucun Suryana salah seorang warga yang turut menyaksikan Satu Sikka mengaku kagum dengan terobosan group musik tersebut. Dirinya berharap Satu Sikka tetap konsisten menggelar konser jalanan setiap malam minggu di sudut-sudut Kota Maumere.

Menurutnya Satu Sikka menunjukkan bahwa alat musik tradisional Sikka tidak kalah dengan alat musik moderen bila ada di tangan yang tepat.

“Ini bukan hanya menjadikan malam minggu menjadi ceria tetapi juga mendekatkan musik kolaborasi seperti ini dengan masyarakat dan orang muda,” ungkap Cucun. (Are De Peskim/VoN).

Previous ArticleSoal Tambang Pasir Ditutup, Dua DPRD Matim Dinilai Gugup
Next Article Penutupan Galian Pasir di Matim Tebang Pilih

Related Posts

Gubernur NTT: Tenun Ikat Bukan Sekadar Kain, Melainkan Identitas Daerah

14 Desember 2025

Bundaran Patung Kristus Raja Kumba Disulap Menjadi Lebih Semarak dan Berkilau di Malam Hari

12 Desember 2025

Sanggar Budaya Manggarai Gelar Pentas Sae, Danding, dan Caci di Kota Kupang

6 Desember 2025
Terkini

Ketua PSSI Manggarai Barat Buka O2SN Gugus 04 Namo di Lembor Selatan

7 Maret 2026

Kisah Nangadhero, Desa Pesisir di Nagekeo Tempat Petani dan Nelayan Menjaga Harmoni

7 Maret 2026

Pentingnya Pendidikan Karakter dalam Membentuk Generasi Remaja Berintegritas

7 Maret 2026

Tuhan sebagai Gembala dan Bapa Yang Penuh Belaskasih dan Mengampuni 

7 Maret 2026

Surat Cinta untuk Mama

7 Maret 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.