Close Menu
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
Facebook X (Twitter) Instagram
VoxNtt.comVoxNtt.com
Facebook X (Twitter) Instagram
Subscribe
  • NTT NEWS
  • REGIONAL NTT
  • NASIONAL
  • FEATURE
  • GAGASAN
    • OPINI
    • Podium Redaksi
  • SENI DAN BUDAYA
  • SASTRA
  • VOX POPULI
    • VOX GURU
    • MAHASISWA
    • PERAWAT
  • LAINNYA
    • VOX DESA
    • HUKUM DAN KEAMANAN
    • KOMUNITAS
VoxNtt.comVoxNtt.com
Home»NTT NEWS»Ini Alasan Polres Manggarai Pasang Garis Polisi di Pasir Bondo
NTT NEWS

Ini Alasan Polres Manggarai Pasang Garis Polisi di Pasir Bondo

By Redaksi4 September 20171 Min Read
Facebook Twitter WhatsApp Telegram
Kapolres Manggarai, AKBP Marselis Sarimin Karong bersama Bupati Manggarai,Deno Kamelus membahas tambang Pasir di Wilayah Kabupaten Manggarai
Share
Facebook Twitter Pinterest Telegram WhatsApp

Ruteng,Vox NTT-Aparat Polres Manggarai, Senin 21 September 2017 lalu memasang garis polisi di sejumlah area penambangan pasir di Kampung  Bondo Desa Watu Mori Kecamatan Rana Mese Kabupaten Manggarai Timur (Matim).

Pemasangan garis polisi itu mendapat kecaman dari pemilik pasir dan masyarakat pengguna pasir di Borong, Kabupaten Matim.

Pasalnya, masyarakat yang mengais rezeki dari tambang pasir Bondo tidak bisa bekerja lagi karena area tambang pasir ditutup.

Kapolres Manggarai, AKBP Marselis Sarimin kepada wartawan, Senin (4/9/2017) menyampaikan dirinya memasang garis polisi di area tambang karena Peraturan Daerah (Perda) Matim Nomor 5 Tahun 2011.

Dalam Perda itu berbunyi kegiatan pengambilan mineral bukan logam yang dimanfaatkan secara komersial menyalahi aturan. Kecuali dimanfaatkan secara tidak komersial maka tidak dipasang garis polisi.

“Area pasir Bondo yang tidak dijual untuk kebutuhan komersial tidak dipasang garis polisi,” ujar Marselis.

Selain itu, alasan pemasangan garis polisi di Bondo dikarenakan pengelolaan pasir tidak menguntungkan pemilik pasir.

Selama ini yang terjadi, kontraktor diuntungkan karena membeli pasir dengan harga murah.

Sehingga, pihaknya mendorong agar pemilik pasir di Bondo segera bekerja sama dengan koperasi.

“Dengan bekerja sama dengan koperasi nanti, harga pasir di Bondo tentu menguntungkan penambang,” tutur Marselis. (Gerasimos Satria/AA/VoN)

Manggarai Manggarai Barat Manggarai Timur
Previous ArticleGalian C Ditutup Polisi, Pemkab dan DPRD Matim Dinilai Apatis
Next Article Bupati TTU Diminta Copot Kades Banain

Related Posts

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026
Terkini

Gubernur NTT Minta PMKRI Tetap Jadi Mitra Kritis Pemerintah

21 Juli 2026

Bupati Matim Dorong Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Manggarai Raya

20 Juli 2026

Bupati Manggarai Harap Kongres PMKRI Hasilkan Rekomendasi untuk Daerah 3T

20 Juli 2026

Bantuan Rp100 Juta per Desa Mulai Diimplementasikan, Bapperida NTT Intervensi Manulai 2

20 Juli 2026

PMKRI Perkuat Komitmen Kawal Pembangunan dan Kebijakan Nasional

20 Juli 2026
© 2026 VoxNTT
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.